daerah

Jawa Tengah Jadi Pelopor Gerakan Petani Akar Rumput

Senin, 1 Desember 2025 | 11:52 WIB
Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi di Gradhika Bhakti Praja, Sabtu malam (29/11/2025). (Istimewa for Pantura Network)

PANTURA NETWORK -- Perhelatan Gebyar Tani Merdeka Indonesia 2025 untuk pertama kalinya berlangsung secara nasional. Jawa Tengah menjadi provinsi pelopor se Indonesia dalam pergerakan organisasi Tani Merdeka.

Rangkaian acara tersebut dimulai dengan jamuan makan malam di Gradhika Bhakti Praja, Sabtu malam, 29 November 2025. Hadir pengurus Tani Merdeka dari 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah serta jajaran pusat.

Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono yang juga ketua umum organisasi tersebut mengatakan, Tani Merdeka merupakan gerakan akar rumput yang mampu menjangkau hingga tingkat desa. 

Baca Juga: Wamentan Apresiasi Penghargaan TPID untuk Gubernur Jateng: Fresh From the Oven

Organisasi ini lahir dan tumbuh kuat di Jawa Tengah sehingga daerah ini menjadi pusat konsolidasi gerakan.

“Tani Merdeka ini organisasi baru yang lahir, tumbuh, dan besar di Jawa Tengah,” ujar Wamentan.

Ia menegaskan, kekuatan organisasi bukan pada struktur, melainkan pada militansi anggotanya.

Baca Juga: Rakerwil PKS Jateng Tekankan Transformasi Kerja Kader dan Solusi Atasi Pengangguran dan Kemiskinan

“Tidak heran kalau mereka ini basisnya kelompok tani betulan. Di luarnya keras, tapi dalamnya lembut dan peduli,” tambahnya.

Menurut Wamentan, Tani Merdeka kini memiliki lebih dari 7.500 koordinator desa di seluruh Jawa Tengah.

“Hampir semua desa yang ada pertaniannya itu ada kordes Tani Merdeka. Artinya, kalau kebijakan ini baik untuk petani, siapa lagi yang membela kalau bukan kita yang merasakan manfaatnya?” tegasnya.

Baca Juga: Ahmad Luthfi Dinobatkan Sebagai Kepala Daerah Penggerak Swasembada Pangan

Gubernur Ahmad Luthfi, dalam sambutannya mengatakan, Jawa Tengah menjadi pusat energi gerakan petani karena kekuatan SDM dan lahan pertaniannya.

“Jawa Tengah ini provinsi muda, masih berenergi, dan menjadi daya tarik. Dari 3 juta hektare wilayah, satu juta hektare adalah lahan pertanian. Ini peran besar bagi kedaulatan pangan nasional,” ungkapnya.

Ia juga mengakui Tani Merdeka memang tumbuh kuat di daerahnya.

Halaman:

Tags

Terkini