daerah

Gubernur Ahmad Luthfi Lepas Jasirah Race 2025, Ajak Peserta Viralkan Wisata Sejarah Jawa Tengah

Jumat, 25 Juli 2025 | 11:47 WIB
Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi, belum lama ini. (Istimewa for Pantura Network)

PANTURA NETWORK -- Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, secara resmi melepas gelaran Jejak Wisata Sejarah (Jasirah) Race 2025 di Lawang Sewu, Kota Semarang, pada Jumat, 25 Juli 2025.

Event ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana untuk mengeksplorasi dan mempromosikan potensi wisata dan budaya yang kaya di Jawa Tengah.

Selama tiga hari ke depan, peserta Jasirah Race akan menjelajahi lima daerah menarik di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yakni Semarang, Tegal, Purwokerto, Solo, dan Yogyakarta.

Baca Juga: Red Phoenix Raih Juara Dua Piala Soeratin U-15 Askot Jakarta Timur, Kapten M. Islah Farid: Ini Baru Permulaan

Dalam perjalanan ini, mereka akan berfungsi sebagai duta wisata, memperkenalkan kekayaan sejarah, kuliner, serta potensi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah tersebut.

Gubernur Luthfi menekankan pentingnya peran peserta dalam memviralkan potensi wisata Jawa Tengah.

"Rekan-rekan akan menjadi duta Jawa Tengah. Ini dalam rangka mengeksplorasi dan memviralkan potensi serta sarana prasarana wilayah. Sehingga Jawa Tengah tidak hanya dikenal oleh masyarakat lokal, tetapi juga di kancah internasional," ungkapnya di tengah acara pelepasan.

Baca Juga: DPRD Jateng Tegaskan Tidak Boleh Ada Diskriminasi dalam Pelayanan Publik, Difabel Harus Diperhatikan

Luthfi menambahkan bahwa inti dari Jasirah Race 2025 bukanlah sekadar mengejar hadiah, melainkan bagaimana peserta dapat menghayati dan memahami setiap destinasi yang mereka kunjungi.

Setiap tempat menyimpan cerita sejarah yang berharga, dari peninggalan budaya Mataram Hindu dan Islam hingga jejak kolonial yang membentuk sejarah Indonesia.

Event ini juga bertujuan untuk mendukung upaya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam menciptakan aglomerasi baru di bidang wisata dan ekonomi.

Baca Juga: Hadapi Tantangan Era Digital, Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Penguatan Pendidikan Karakter

Dengan memanfaatkan infrastruktur transportasi yang ada, seperti kereta api dan layanan transportasi daring, peserta diharapkan dapat mempromosikan konektivitas dan investasi di kawasan tersebut.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Rahmat Dwisapurto, menjelaskan tema event kali ini 'Tanah Jawa Berkalung Besi' yang merujuk pada prediksi Joyoboyo mengenai kekuatan dan konektivitas Pulau Jawa.

Dengan rel kereta api yang melingkar, Pulau Jawa menjadi simbol transformasi wilayah yang terhubung melalui infrastruktur modern.

Halaman:

Tags

Terkini