daerah

Istimewa, Jateng Raih Penghargaan Indeks Keamanan Pangan Segar 2024

Rabu, 25 Juni 2025 | 23:26 WIB
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan) Jateng, Dyah Lukisari di Bogor, belum lama ini. (Istimewa for Pantura Network)

PANTURA NETWORK -- Keberhasilan Provinsi Jawa Tengah dalam menjaga keamanan pangan segar mendapatkan pengakuan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) Republik Indonesia, Selasa (24/6/25) malam.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan) Jateng, Dyah Lukisari, menerima penghargaan atas capaian Indeks Keamanan Pangan Segar (IKPS) 2024, dengan skor membanggakan 73 poin. 

Penghargaan ini menempatkan Jawa Tengah di posisi kedua dalam peringkat nasional, hanya kalah dari Provinsi Jawa Timur yang meraih peringkat pertama, sementara Provinsi Jawa Barat berada di urutan ketiga.

Baca Juga: Banjir Rob Sayung Kian Parah, Ahli Tata Kota UNDIP : Tanggul Laut Jadi Solusi

Keberhasilan ini menjadi cerminan komitmen dan kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam memastikan keamanan pangan segar bagi masyarakat.

Dyah Lukisari menjelaskan bahwa IKPS merupakan skor komposit yang mencerminkan kondisi keamanan pangan segar di suatu daerah, mencakup pangan segar dari sumber tumbuhan, hewan, dan ikan.

"Skor ini diperoleh melalui penghitungan berbagai indikator strategis, seperti ketersediaan dan kapasitas sumber daya manusia, pelaksanaan penjaminan keamanan pangan, serta kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keamanan pangan," papar Dyah dalam keterangan pers, Rabu (25/6).

Baca Juga: Pastikan Tidak Ada Peserta Didik Titipan, Pemprov Awasi Secara Langsung Tahapan SPMB Jateng 2025

Sebagai langkah untuk terus meningkatkan mutu keamanan pangan di Jateng, Dyah mendorong pelaku usaha untuk melakukan registrasi izin edar Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) di Dinas Pangan.

Selain itu, juga mendapatkan Sertifikat Nomor Kontrol Veteriner (NKV) di Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) dan Sertifikat Kelayakan Pengolahan (SKP) di Dinas Kelautan dan Perikanan.

Tidak hanya melibatkan pemerintah dan pelaku usaha, Dyah juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga keamanan pangan.

Baca Juga: Kloter Terakhir Jemaah Haji Jepara Tiba di Pendopo, Disambut Hangat Bupati Jepara Witiarso Utomo : Semoga Menjadi Haji Mabrur

"Kami menjalankan program edukasi melalui media sosial, menggunakan video pendek, siniar, dan infografis, serta melibatkan tokoh lokal dan pemengaruh untuk menyebarkan pesan tentang keamanan pangan," pungkasnya.

Tags

Terkini