PANTURA NETWORK -- Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko, mengajak komunitas lokal dan pelaku usaha pariwisata untuk berperan aktif dalam mengembangkan wisata ramah Muslim di wilayahnya.
Dia menilai partisipasi langsung masyarakat menjadi kunci sukses pengembangan sektor yang berpotensi besar ini.
Menurut Heri, Jawa Tengah memiliki sejumlah destinasi religi dan budaya seperti Masjid Agung Demak dan makam Sunan Kalijaga yang bisa dijadikan pusat wisata halal.
Baca Juga: Cegah Kekerasan dan Perundungan, DPRD Jateng Dorong Kebijakan Pesantren Ramah Anak
Namun, pengembangan yang optimal membutuhkan keterlibatan semua pihak, termasuk masyarakat, pelaku usaha, dan pemerintah.
“Wisata ramah Muslim bukan hanya urusan pemerintah saja. Komunitas lokal dan pelaku usaha harus turut bergerak, mulai dari penyediaan layanan hotel syariah, restoran halal, hingga fasilitas ibadah yang nyaman,” jelas Heri, Rabu (18/6/25).
Politisi Partai Gerindra ini juga menekankan pentingnya edukasi dan pelatihan kepada pelaku usaha agar mampu menyajikan layanan sesuai standar wisata ramah Muslim yang makin diminati pasar global.
Pihaknya mengajak sinergi erat antara Pemprov Jawa Tengah, pemerintah kabupaten/kota, pelaku usaha, Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan komunitas untuk mempercepat proses sertifikasi halal dan menguatkan promosi destinasi wisata.
“Dengan kerja sama yang solid, Jawa Tengah bisa menjadi destinasi wisata ramah Muslim yang kompetitif dan membawa dampak positif besar bagi ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Heri.