Ditempat yang sama, Petinggi Tegalsambi, Agus Santoso, mengatakan ke depan akan ada lebih banyak inovasi, terutama pada sesi pra-acara agar wisatawan bisa lebih lama menikmati rangkaian kegiatan.
“Tahun ini kita mulai dengan pengenalan batik Perang Obor dalam berbagai varian dan mengajarkan Tarian Obor kepada siswa SD dan SMP,” jelasnya.
Baca Juga: Kerbau Qurban Lepas Dijalanan Kudus Ternyata Milik RS Sarkies Aisyiyah Kudus
Sementara itu, wisatawan asal Semarang, Rinto mengaku sengaja datang karena penasaran dengan kemeriahan Perang Obor yang setiap tahunnya digelar.
Baca Juga: Program Makan Bergizi Gratis Hadir di Desa Grabak Magelang, Warga Diajak Kolaborasi