PANTURA NETWORK -- Pemerintah Desa (Pemdes) Karimunjawa melaksanakan aksi bersih sampah di pesisir pantai dan pelabuhan. Tujuannya menjaga keindahan dan kebersihan destinasi wisata.
Kegiatan Minggu (10/6/25) ini melibatkan kolaborasi berbagai pihak, termasuk Dinas Perhubungan Kabupaten Jepara, TNI/Polri, Balai Taman Nasional Karimunjawa (BTNKJ), serta paguyuban wisata setempat.
Sekretaris Desa Karimunjawa, Sutrisno (33), menekankan kepada warga tentang pentingnya menjaga kebersihan sebagai bagian dari identitas pariwisata Karimunjawa, khususnya wilayah pantai dan pelabuhan.
"Kami ingin mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan sampah yang baik. Aksi ini merupakan respons terhadap keluhan warga dan pelaku wisata mengenai kebersihan lingkungan pelabuhan," ujar Sutrisno.
Adapun, lanjut dia, Karimunjawa yang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata bahari terpopuler di Jepara, Jawa Tengah, menarik ribuan wisatawan setiap harinya.
Namun, menjaga kebersihan di pelabuhan dan lokasi wisata lainnya menjadi sangat penting, karena kebersihan mencerminkan keseriusan daerah dalam mengelola pariwisata.
"Jika pelabuhan tidak bersih, Karimunjawa akan tercoreng oleh citra buruk," tambah dia.
Menurutnya, aksi bersih pantai dan pelabuhan tidak hanya sekadar kegiatan rutin, melainkan juga merupakan bagian dari kampanye kesadaran lingkungan yang lebih besar.
Ihwal pengelolaan sampah yang baik, Sutrisno mengharapkan dapat meningkatkan kualitas pariwisata serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Oleh sebab itu, Pemdes berencana menugaskan petugas kebersihan khusus menangani area pelabuhan. Tugas mereka tidak hanya sebatas mengumpulkan sampah, tetapi juga menjaga agar selalu dalam kondisi bersih.
"Kegiatan ini akan menjadi agenda rutin agar kebersihan tetap terjaga," tegas Sutrisno.
Sementara itu, Ketua Perkumpulan Biro Wisata Karimunjawa (PBWK), Sudarmono (34), turut memberikan dukungan, ia juga berharap agar pemerintah perhatian dan fokus memperbaiki fasilitas wisata.