Sementara itu, Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, yang turut hadir dalam kunjungan ini, juga menyampaikan apresiasinya terhadap peran perempuan pengukir.
“Tadi saya melihat ada pengukir perempuan, luar biasa sekali. Seni ukir bukan hanya soal keterampilan teknis, tapi juga soal rasa. Salah ketok sedikit bisa merusak seluruh hasil karya,” ujarnya.
Baca Juga: Renza Maisetyo Berkomitmen : Rutan Jepara Peroleh Predikat WBK
Lestari menegaskan pentingnya kekuatan bersama untuk menjaga seni ukir dan para pengrajinnya sebagai bagian dari identitas budaya bangsa.
Proses untuk memperoleh pengakuan dari UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda diperkirakan memakan waktu hingga dua tahun. Namun, dengan dukungan berbagai pihak, harapan agar Ukiran Jepara mendunia kian terbuka lebar.***