Pantura Network.com, JEPARA– Duta Besar Bosnia dan Herzegovina untuk Indonesia, Armin Limo, melakukan kunjungan resmi ke Kabupaten Jepara dalam rangka mendukung inisiatif Join Nominasi Ukiran Jepara sebagai Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, Selasa (27/05/2025).
Baca Juga: Kejaksaan Negeri Jepara Gelar Pemusnahkan Barang Bukti Dari 34 Perkara Inkracht
Kunjungan ini menjadi langkah awal kerja sama antara Indonesia dan Bosnia untuk mendorong pengakuan dunia terhadap kekayaan seni ukir tradisional Jepara.
Baca Juga: Mobil BMW Tabrak Pemotor Mahasiswa UGM Hingga Tewas di Jalan Palagan Ngaglik Sleman
Dalam kunjungannya, Dubes Armin Limo menyambangi beberapa sentra ukir di Jepara, antara lain Kampung Sembada Ukir Petekeyan, Sentra Relief Senenan, Sentra Patung Mulyoharjo, serta Masjid Mantinga yang merupakan salah satu situs bersejarah yang merepresentasikan kekayaan seni ukir khas Jepara.
Bupati Jepara, Witiarso Utomo, menyambut langsung kedatangan Duta Besar dan menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari proses join nominasi agar Ukiran Jepara dapat diakui sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh UNESCO.
Artikel Terkait
Evolusi Brand Legendaris SIMPATI di Momen 30 Tahun Telkomsel, Tebar 30 Kejutan bagi Seluruh Pelanggan
Serahkan SK CPNS Bupati Jepara Minta Pegawai Bersikap Ramah dan Jangan Lakukan Pungli
Mobil BMW Tabrak Pemotor Mahasiswa UGM Hingga Tewas di Jalan Palagan Ngaglik Sleman
Sosialisasi Progam MBG Hadir di Cepu, Mudahkan Akses Gizi Tepat Bagi Warga Kurang Mampu
Kejaksaan Negeri Jepara Gelar Pemusnahkan Barang Bukti Dari 34 Perkara Inkracht