Baca Juga: Libatkan Semua Agama dalam Program Jumat Berangkat
Sementara itu, dalam tausiyahnya, KH. Charis Rohman menyampaikan pentingnya menjadikan seluruh tempat sebagai taman surga, bukan hanya pendopo. Hal itu menurutnya hanya bisa terwujud bila masyarakat terus menuntut ilmu dan mengamalkannya.
Ia mengurai perjalanan hidup manusia yang melalui berbagai tahapan, dimulai dari Aqobatul Ilmi (tahapan ilmu) yang menjadi dasar memahami jati diri dan tujuan hidup. Kemudian, manusia akan menghadapi berbagai rintangan (Aqobatul Awaiq), baik dari lingkungan sosial seperti teman yang iri hati, maupun tantangan ekonomi.
Baca Juga: Segera Beroperasi; RSI NU Cakra Medika Mayong Jepara Terima Tim Visitasi Kesuaian Izin Berusaha.
"Rintangan terbesar dalam hidup adalah ekonomi, bukan hanya bagaimana mencarinya, tapi juga bagaimana mengelolanya. Banyak orang tidak gagal dalam mencari rezeki, tapi gagal dalam mengelola hasilnya" jelasnya.