“Untuk jenjang pendidikan dasar, masih ada sekitar 150 sekolah yang belum memiliki kepala sekolah definitif, dan di jenjang SMP negeri terdapat sembilan sekolah yang masih kosong," terangnya.
"Rata-rata sekolah yang kosong adalah yang memiliki jumlah siswa sedikit, dan kekosongan ini umumnya disebabkan karena purna tugas. Untuk sementara, posisi tersebut diisi oleh PLT,” pungkasnya.
Dengan langkah ini, Pemkab Jepara berharap dapat terus meningkatkan mutu pendidikan di daerah, sekaligus memperhatikan kesejahteraan dan keselamatan tenaga pendidik.