Momen Haru Warnai Pelantikan 69 Kepala Sekolah di Jepara, Suhari Tak Menyangka Bakal Dilantik Anak Didiknya

photo author
Muhammad Abdul Wahab, Pantura Network
- Selasa, 20 Mei 2025 | 21:47 WIB
Bupati Jepara Witiarso Utomo bersama guru biologinya sewaktu SMP dulu (Ist)
Bupati Jepara Witiarso Utomo bersama guru biologinya sewaktu SMP dulu (Ist)

PanturaNetwork.com, JEPARA– Sebanyak 69 kepala sekolah menerima Surat Keputusan (SK) mutasi dari Bupati Jepara Witiarso Utomo di Pendopo R.A. Kartini, Selasa (20/5/2025).

Kebijakan mutasi ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Jepara untuk meningkatkan keselamatan dan kinerja para kepala sekolah dengan menempatkan mereka lebih dekat ke tempat tinggal.

“Kami ingin para guru dan kepala sekolah bisa mengajar dengan aman dan nyaman. Kalau jarak tempuh ke sekolah puluhan kilometer dan harus berangkat pagi-pagi, tentu membahayakan. Karena itu, kita mutasikan agar lebih dekat dengan rumah,” ujar Bupati Jepara kepada awak media.

Baca Juga: Bupati Jepara “Ngantor” di Desa Ngetuk, Fokus Garap Infrastruktur dan Dukung Pengembangan Wisata Alam Pedesaan

Bupati juga menyampaikan bahwa mutasi guru akan terus dilakukan secara bertahap, menyesuaikan dengan regulasi yang berlaku. “Untuk guru secara umum akan kami atur agar bisa dimutasi ke lokasi yang lebih dekat. Namun untuk guru PPPK yang masih dalam kontrak lima tahun, harus menunggu masa kontraknya selesai,” jelasnya.

Penyerahan SK Kepala Sekolah oleh Bupati Jepara Witiarso Utomo didampingi Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Jepara
Penyerahan SK Kepala Sekolah oleh Bupati Jepara Witiarso Utomo didampingi Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Jepara (Ist)

Momen pelantikan ini menjadi momen haru bagi Bupati Witiarso, karena salah satu kepala sekolah yang dilantik adalah mantan guru Biologinya saat duduk di bangku SMP.

“Saya sangat terharu bisa melantik beliau. Dulu saat saya diajar, beliau selalu menanamkan semangat untuk berprestasi,” kenangnya.

Muh Suhari, guru Biologi yang kini menjadi kepala sekolah, turut menyampaikan kebanggaannya atas capaian mantan siswanya tersebut.

“Saya tidak menyangka murid saya bisa menjadi Bupati Jepara. Mas Wiwit itu dari dulu memang siswa yang di atas rata-rata. Saat beliau dilantik, saya sampai meneteskan air mata," ujarnya

"Sebagai anak desa, dulu tidak terlihat akan jadi pemimpin, tapi sekarang jadi nomor satu di Jepara. Saya sangat bangga,” ungkapnya dengan haru.

Dirinya juga mengungkapkan rasa syukurnya. Selama bertahun-tahun, ia harus menempuh perjalanan tiga jam pulang-pergi setiap hari.

“Sekarang, berkat kebijakan Pak Bupati, saya dimutasi lebih dekat ke rumah. Alhamdulillah, semoga bisa bekerja lebih maksimal,” ujarnya.

Baca Juga: Peringatan Hari Kebangkitan Nasional, Bupati Jepara Serukan Untuk Bangkit Bersama

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jepara, Ali Hidayat, mengungkapkan bahwa masih terdapat kekosongan kepala sekolah di beberapa satuan pendidikan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Muhammad Abdul Wahab

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X