daerah

Ribuan Wisatawan Saksikan Tradisi Larungan Kepala Kerbau di Jepara

Senin, 7 April 2025 | 13:23 WIB
KHIDMAT : Pejabat Kabupaten Jepara lepas larungan di Ujungbatu, Jepara (7/4/25). (Istimewa for Pantura Network)

PANTURA NETWORK -- Tradisi Lomban yang telah berlangsung sejak abad ke-19 kembali memikat ribuan warga dan wisatawan di TPI Ujung Batu, Jepara, Minggu (7/4/25).

Sejak pagi, kerumunan sudah memenuhi tepi pantai untuk menyaksikan ritual larung kepala kerbau ke laut, tradisi yang diselenggarakan oleh nelayan dan didukung oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jepara.

Prosesi dimulai pukul 06.15 WIB ketika kepala kerbau diarak menuju perahu utama, diiringi doa dan musik tradisional. Ratusan kapal nelayan mengikuti, membentuk barisan megah di laut Jepara.

Baca Juga: Viral, Anak Didik SMP Muhammadiyah Hobi Bullying, Netizen : Sekolah kok Menormalisasi?

Suasana mencapai puncaknya ketika kepala kerbau dilarung ke laut lepas, memicu antusiasme pemuda yang berlomba berenang mengambilnya, dengan harapan mendapatkan keberkahan.

Dini Fitria, wisatawan asal Bandung, mengungkapkan kekagumannya, "Pengalaman ini sangat berkesan. Tradisi ini menambah daya tarik Jepara selain wisata pantainya dan seni ukirnya."

Bupati Jepara, Witiarso Utomo, menegaskan bahwa larungan ini bukan sekadar prosesi, melainkan ungkapan syukur masyarakat nelayan Jepara atas hasil laut. Tradisi ini sudah tercatat sejak 1868 dan terus dilestarikan sebagai identitas budaya Jepara.

Baca Juga: Lebaran Ya Melawan, Langkah Aktivis Jepara Gempur Kebijakan UU TNI dan RUU Polri

“Larungan ini mengingatkan bahwa laut adalah sahabat yang harus dihormati dan dijaga. Ini adalah bentuk sedekah laut dan silaturahmi,” ujar Bupati Witiarso.

Bupati juga melihat potensi besar tradisi ini dalam menarik wisatawan. Dia berencana mengemas acara tahun depan dengan lebih meriah, mengundang lebih banyak pelaku budaya dan pariwisata.

Acara dilanjutkan dengan Festival Kupat Lepet, di mana ribuan kupat lepet diperebutkan warga, dipercaya membawa keberkahan dan kemakmuran.

Baca Juga: PKL Semarang Apresiasi Peran TNI dalam Mengayomi dan Menjaga Keamanan

"Masyarakat sangat antusias. Tradisi ini akan terus kita kembangkan untuk memperkuat identitas dan kebersamaan warga," tandas Bupati.

Dengan demikian, Jepara kembali membuktikan bahwa warisan leluhur adalah aset berharga yang bukan hanya untuk dikenang, tetapi juga dirayakan bersama, mengukuhkan identitas dan rasa syukur di tengah arus modernisasi.

Tags

Terkini