PANTURA NETWORK -- Video siswa dan siswi mau meminta maaf kepada korban pembullyan viral di media sosial. Viralnya video itu karena para pelaku nampak cengar-cengir dan seolah tidak menyesal akan perbuatannya.
Video pembullyan itu pertama kali dibagikan oleh salah satu terduga pelaku dengan akun TikTok @selimut.00. Unggahan tersebut pun viral, beberapa netizen sempat menyimpan video sebelum akhirnya dihapus oleh pengunggah.
Sejumlah netizen ada yang mengunggah video pembullyan tersebut kembali di sejumlah kanal media sosial, salah satunya platform X. Seperti yang dilakukan oleh @rabitlovebyw, Jumat (29/3/25).
Baca Juga: Lebaran Ya Melawan, Langkah Aktivis Jepara Gempur Kebijakan UU TNI dan RUU Polri
Pada postingannya, ia memasang caption "Ni pada ga mikirin dampak bullying bagi korbannya kh? Bangga bgt malah dipost, tolong yang tau ini anak sekolah mana kasih tau di reply, emosi bgt gw".
Selanjutnya dirinya juga mengunggah foto akun @selimut.00 yang diduga sebagai pelaku. Namun setelah dilakukan pengecekan, kini akun tersebut dirpivate, sehingga video pembullyan tidak dapat ditonton kembali.
"Akunnya diprivate, tapi udah banyak yang reupload video mereka wkwk mampus," tulis @rabitlovebyw.
Baca Juga: PKL Semarang Apresiasi Peran TNI dalam Mengayomi dan Menjaga Keamanan
Sementara itu, masih dalam postingan yang sama di Komunitas MARAH MARAH, salah satu netizen menyebut asal sekolah siswa-siswi yang cengengesan ketika mencoba meminta maaf ke korban bullying.
"Yang mau tau sekolahnya, SMP MUHAMMADIYAH 5 KALINYAMATAN JEPARA," tulis akun @onigiribulet yang juga mengaku sebagai alumni.
Atas postingan 'anak didik SMP Muhammadiyah hobi lakukan bullying' di sosmed, sejumlah netizen pun turun gunung. Mereka bersuara dan memaki-maki perbuatan siswa-siswi SMP Muhammadiyah.
Baca Juga: Heri Pudyatmoko Minta UMKM Jateng Diperkuat Melalui Pelatihan dan Pemasaran Digital
"bener2 murid dan jajaran pengurus sekolahannya udh menormalisasikan bullying, bahkan sekarang akun ig sekolahnya diprivate," tulis @prkibra.
"Kenapa sekolah muhammadiyah selalu jadi sarang tukang bully?. Nih @smamdasidoarjo juga sarang tukang bully. Sampe guru senior bernama bu Nilam ada di pihak pembully wkwkwk," tulis @dewsformP.
Artikel Terkait
Komisi C DPRD Jepara Ajak Masyarakat Gelorakan Gerakan Anti Bullying hingga Anti Judi Online
4.082 Anak di Jepara Tidak Sekolah, Anak Punk Jadi Sorotan Utama
5 Rahasia Sukses yang Tidak Pernah Diajarkan di Sekolah!
Lebih dari 2 Juta Anak Sekolah Terima Layanan MBG
Cegah Bullying di Ponpes, Nawal Dorong Pelibatan LBH dan Sistem Pelaporan Berempati