PANTURA NETWORK -- Sektor pariwisata di Kabupaten Jepara menunjukkan peningkatan signifikan, dengan pendapatan yang melonjak dari Rp 3,04 miliar pada 2023 menjadi Rp 4,96 miliar pada 2024.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jepara, Moh Eko Udyyono, menyatakan optimisme bahwa target Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk 2025 akan tercapai.
"Dari segi pendapatan, pariwisata mengalami peningkatan sebesar 82 persen pada tahun 2024," papar Eko pada Sabtu (25/1/2025).
Baca Juga: HUT Megawati Soekarnoputri, PDI Perjuangan Jepara Rayakan dengan Penanaman Pohon
Dengan target pendapatan sebesar Rp5,9 miliar baik di 2023 maupun 2024, Disparbud terus berupaya menggenjot potensi pendapatan di tahun mendatang.
Salah satu strategi yang diterapkan adalah pengoptimalan objek-objek wisata yang ada di Jepara.
"Kami akan memperbanyak event dan atraksi budaya di destinasi-destinasi wisata di Kabupaten Jepara untuk menarik lebih banyak wisatawan," tambah Eko.
Baca Juga: Apresiasi Terhadap Mitra Samsat, Pj Gubernur Jateng Beri Penghargaan
Selain itu, penerapan sistem E-Tiketing akan diberlakukan tahun ini untuk empat tempat wisata yang dikelola oleh pemerintah daerah.
"Kami optimis pendapatan bisa mencapai Rp6 miliar pada 2025," tegas Eko.
Pelatihan bagi pegawai terkait sistem E-Tiketing telah dilaksanakan pada Januari, dengan harapan peluncuran dapat dilakukan pada Maret.
Baca Juga: Warga Salatiga Kini Bisa Nikmati Air Minum dari Keran
Implementasi sistem ini akan diterapkan di Pantai Kartini, Bandengan, Benteng Portugis, dan Museum R.A Kartini.
Eko juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung perkembangan pariwisata di Jepara, dengan menekankan bahwa kesadaran masyarakat untuk berwisata menjadi elemen penting dalam memperkuat ekosistem pariwisata daerah.