Wisata Jateng Terintegrasi, Borobudur Jadi Titik Sentral

photo author
Muh Akhsan, Pantura Network
- Kamis, 4 Juni 2026 | 09:27 WIB
Wisata Jateng Terintegrasi, Borobudur Jadi Titik Sentral
Wisata Jateng Terintegrasi, Borobudur Jadi Titik Sentral

Sejumlah kepala daerah yang hadir dalam forum tersebut menyampaikan dukungannya terhadap upaya integrasi kawasan wisata tersebut.

Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, menilai manfaat ekonomi Borobudur masih perlu diperluas agar lebih dirasakan masyarakat sekitar. Salah satu gagasan yang sedang didorong adalah pembukaan kawasan Borobudur pada malam hari.

“Kami berupaya agar Borobudur bisa dibuka malam hari. Dengan begitu potensi okupansi perhotelan di Magelang bisa ikut terangkat,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Temanggung, Agus Setyawan, berharap promosi Borobudur dapat dikolaborasikan dengan pengembangan destinasi wisata Sindoro-Sumbing yang saat ini tengah digarap bersama komunitas lokal.

Di sisi lain, Wakil Bupati Kebumen, Zaeni Miftah, mengusulkan penyusunan kalender event terpadu untuk seluruh wilayah aglomerasi guna menghindari benturan jadwal sekaligus memperkuat promosi kawasan secara kolektif.

“Kami ingin ada koordinasi dan kolaborasi untuk kalender event agar tidak bentrok. Bila memungkinkan dibuat kalender event bersama yang mencakup seluruh wilayah,” katanya.

Melalui penguatan konektivitas destinasi, kolaborasi antardaerah, dan integrasi promosi wisata, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menargetkan Borobudur tidak hanya menjadi ikon pariwisata dunia, tetapi juga lokomotif pertumbuhan ekonomi yang mampu menggerakkan seluruh kawasan Keburejo-Gelangmanggung secara berkelanjutan.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Muh Akhsan

Rekomendasi

Terkini

X