PANTURA NETWORK -- Reuni akbar dan jalan sehat bertajuk "Nyawiji Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Jepara (IKA SMANSARA) 2026" berlangsung meriah dalam suasana Lebaran, Selasa (24/3/2026). Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang temu kangen lintas generasi, tetapi juga momentum strategis untuk memperkuat kontribusi alumni bagi pembangunan daerah.
Sekitar 1.000 alumni SMAN 1 Jepara dari berbagai angkatan dan profesi turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Hadir pula Bupati Jepara Witiarso Utomo, Wakil Bupati Ibnu Hajar, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta Ketua IKA SMANSARA Noor Rachmad.
Mengusung semangat "nyawiji" atau kebersamaan, para peserta menapaki rute jalan sehat yang menjadi simbol persatuan alumni dalam satu ikatan yang kuat, lintas generasi dan latar belakang.
Baca Juga: Ahmad Luthfi: Bambang Hartono Sosok Pengusaha Besar yang Banyak Berjasa
Bupati Jepara Witiarso Utomo dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai, reuni akbar ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi di momen Idulfitri, tetapi juga ruang untuk mempererat hubungan serta membangun kolaborasi nyata.
"Pemerintah Kabupaten Jepara mengapresiasi IKA SMANSARA yang tidak hanya menggelar reuni, tetapi juga menghadirkan berbagai kegiatan sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat," papar Bupati Jepara.
Beragam kegiatan sosial turut mewarnai acara ini, mulai dari jalan sehat, peluncuran koperasi IKA’S Mart, pemberian beasiswa, layanan kesehatan gratis, donor darah, hingga bazaar produk alumni. Seluruh rangkaian tersebut dinilai sebagai wujud konkret kepedulian sosial alumni terhadap lingkungan sekitar.
Baca Juga: Danrindam III Siliwangi Bagus Budi Adrianto Resmi Sandang Pangkat Brigjen
Lebih lanjut, Witiarso menekankan pentingnya peran alumni sebagai representasi daerah di berbagai sektor. Ia mengajak seluruh alumni untuk terus membawa nama baik Jepara di mana pun berada.
"Dimanapun panjenengan berada, tetaplah menjadi duta bagi Jepara, representasi Bumi Kartini, sekaligus menjadi figur dan brand ambassador dari Kota Ukir kita tercinta," tegasnya.
Menurutnya, kontribusi alumni tidak harus selalu dalam bentuk fisik. Bagi mereka yang berkiprah di luar daerah, peran dapat diwujudkan melalui jejaring, investasi, gagasan, hingga promosi daerah. Sementara itu, pemerintah daerah juga membuka peluang seluas-luasnya bagi alumni yang ingin kembali dan berkontribusi langsung di Jepara.
Baca Juga: Bupati Jepara Siapkan Rp25 Miliar untuk Guru Madrasah, Target Kesejahteraan Setara UMR
"Jepara membutuhkan energi, pemikiran, dan kontribusi dari putra-putri terbaiknya. Alumni SMANSARA adalah bagian penting dari kekuatan tersebut," tambahnya.
Ia pun mengingatkan agar semangat "nyawiji" tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan berkembang menjadi gerakan kolaboratif yang berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua IKA SMANSARA Noor Rachmad menegaskan komitmen organisasinya untuk terus berkontribusi bagi masyarakat dan daerah. Ia menyebut kepengurusan yang dipimpinnya akan fokus pada program-program yang memberikan dampak nyata, khususnya di bidang pendidikan dan pembangunan.
Artikel Terkait
Buka Puasa Bersama Petugas Kebersihan, Bupati Jepara Apresiasi Dedikasi Penjaga Wajah Kota
Persijap Jepara Disanksi Berat Komdis PSSI Usai Kericuhan Lawan Persis Solo, Denda Rp195 Juta dan 5 Laga Tanpa Penonton
AFK Jepara Siapkan Liga Ponpes dan Turnamen Futsal Wanita, Mas Dar : Kami Ingin Pembinaan Lebih Inklusif
Bupati Jepara Sidak Pasar Jelang Lebaran, Harga Sembako Relatif Stabil, Minyak Goreng Masih Naik
Ribuan Warga Tak Tercover Bansos di Jepara Terima Bantuan Jelang Lebaran, 100 Disabilitas Ikut Disasar