PANTURA NETWORK -- Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Jepara menyalurkan bantuan logistik dan uang tunai kepada ribuan warga kurang mampu yang belum terjangkau program bantuan sosial (bansos). Sebanyak 100 penyandang disabilitas turut menjadi sasaran utama dalam program tersebut.
Total sebanyak 2.491 warga membutuhkan yang tersebar di belasan kecamatan di Kabupaten Jepara menerima bantuan logistik berupa paket sembako siap konsumsi. Para penerima merupakan kelompok masyarakat rentan yang selama ini belum terdata sebagai penerima bansos reguler.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Pendopo RA Kartini Jepara, Selasa (17/3/2026), oleh Bupati Jepara Witiarso Utomo bersama Wakil Bupati M Ibnu Hajar, Ketua Baznas Jepara Sholih, serta Kepala Dinsospermades Jepara Muh Ali. Bantuan diserahkan kepada perwakilan warga, termasuk komunitas penyandang disabilitas dari berbagai wilayah di Kota Ukir.
Baca Juga: Bupati Jepara Sidak Pasar Jelang Lebaran, Harga Sembako Relatif Stabil, Minyak Goreng Masih Naik
Bupati Jepara Witiarso Utomo mengatakan, bantuan yang diberikan saat ini difokuskan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat menjelang Lebaran. Ia berharap paket sembako dan uang tunai tersebut dapat meringankan beban ekonomi para penerima di tengah meningkatnya kebutuhan jelang hari raya.
"Bantuan logistik ini untuk saling menguatkan rasa peduli, kebersamaan, dan saling bantu membantu antar kita," ujar Witiarso.
Meski demikian, Witiarso menegaskan bahwa ke depan arah kebijakan bantuan akan difokuskan pada program pemberdayaan. Pemerintah daerah ingin agar masyarakat, khususnya penyandang disabilitas, tidak hanya bergantung pada bantuan, tetapi mampu mandiri dan mengembangkan potensi yang dimiliki.
"Ke depan saya ingin arahnya pemberdayaan, jadi tidak hanya sekadar bantuan. Silakan jika ingin mengajukan proposal atau kegiatan pemberdayaan, nanti akan kami fasilitasi," tegasnya.
Sementara itu, salah satu penerima bantuan, Matori, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan pemerintah daerah. Ia menyebut bantuan tersebut sangat berarti, terutama karena dirinya sedang tidak memiliki penghasilan dalam beberapa waktu terakhir.
"Kemarin-kemarin saya tidak kerja, jadi tidak ada uang di dompet. Saya berterima kasih sekali kepada Pak Bupati karena ada perhatian untuk kami," ujar warga Kecamatan Kedung tersebut.
Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperluas jangkauan bantuan sosial sekaligus mendorong transformasi menuju pemberdayaan ekonomi masyarakat rentan di Kabupaten Jepara.
Artikel Terkait
Semangat Jelang Hari Pahlawan, YBM PLN UIK Tanjung Jati B Salurkan Bantuan Sosial bagi Guru Ngaji dan Jompo Dhuafa di Jepara
Bansos dan GPM Digencarkan Pemprov Jateng Hadapi Lonjakan Kebutuhan Akhir Tahun
Senyum Haru Penyandang Disabilitas Terima SK PPPK Paruh Waktu Pemprov Jateng
Wagub Jateng Pastikan Anak Disabilitas Peroleh Akses Pendidikan Setara dan Inklusif
Bupati Jepara Siapkan Rp25 Miliar untuk Guru Madrasah, Target Kesejahteraan Setara UMR