Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyebut program mudik gratis merupakan bentuk pelayanan sekaligus perhatian pemerintah daerah kepada warga Jawa Tengah yang merantau di wilayah Jabodetabek.
Ia juga meminta para bupati dan wali kota di Jawa Tengah ikut menjemput warganya saat tiba di daerah tujuan.
“Mereka adalah duta daerah kita di perantauan. Mayoritas pekerja informal, sehingga pemerintah harus hadir memberi pelayanan terbaik. Ini bentuk pengabdian kita kepada masyarakat,” kata Luthfi.
Sementara itu, seorang sopir bus, Widodo, mengaku telah mempersiapkan diri dan kendaraannya untuk memastikan perjalanan pemudik berjalan aman dan lancar.
“Bus sudah dicek dan lulus ramp check. Setiap bus ada dua kru dan sopir cadangan. Kami juga menjalani tes kesehatan,” ujarnya.
Widodo mengatakan, tahun ini merupakan kali kelima dirinya dipercaya mengantar peserta mudik gratis dari Jakarta ke berbagai daerah di Jawa Tengah.
“Tahun ini saya mengantar ke Demak. Sebelumnya pernah ke Semarang, Solo, dan Wonogiri. Rasanya ikut senang karena dulu saya juga pernah merasakan sulitnya mencari tiket saat mudik,” tuturnya.***
Artikel Terkait
Mudik Lebaran Makin Tenang, Jalur Tengah Pemalang-Purbalingga-Banyumas Siap Dilalui
Tak Hanya Jalur Mudik, Jalan Menuju Destinasi Wisata di Jateng Ikut Diperbaiki
Layanan Kesehatan Mudik Jateng Disiapkan, Wagub Taj Yasin Ingatkan Pengemudi Jaga Stamina
Korban Bencana Aceh Utara Kini Punya Rumah Baru, Menko Polkam Resmikan 104 Huntap
The Park Semarang Hadirkan Magical Journey on Flying Trapeze, Atraksi Akrobat Rusia Selama Ramadan dan Lebaran