Ketika Kambing Jawa Randu Menjadi Tulang Punggung Ekonomi Desa di Jepara

photo author
Marko Komar, Pantura Network
- Kamis, 29 Januari 2026 | 19:08 WIB
Salah satu peternak kambing Jawa Randu di Jepara sedang memberi pakan, Kamis (29/1/2026) (Istimewa for Pantura Network)
Salah satu peternak kambing Jawa Randu di Jepara sedang memberi pakan, Kamis (29/1/2026) (Istimewa for Pantura Network)

Baca Juga: Gerai Dekranasda Jepara Dibuka, Menyatukan Identitas Kerajinan dan Harapan UMKM Lokal

Kepala DKPP Kabupaten Jepara, Mudhofir menyebut, peternakan rakyat sebagai fondasi ketahanan pangan daerah. Karena itu, pendampingan tidak berhenti di hulu.

"Pembinaan kami lakukan dari kelembagaan, produksi, sampai pasca panen. Monitoring rutin penting karena tantangan peternak muncul setiap saat," ujar Mudhofir.

Standar teknis diterapkan di lapangan, kandang ditinggikan 80 sentimeter, ukuran ideal 2 × 2 meter per ekor, pakan rumput gajah atau fermentasi daun singkong, serta vaksinasi enam bulan sekali.

Baca Juga: Selama Ramadan, Bukit Mongkrang Ditutup Fokus Pemulihan Jalur dan Lingkungan

Di tengah naik-turun harga pasar, kandang-kandang sederhana di Plajan dan Suwawal Timur tetap berdiri. Kambing-kambing Jawa Randu dirawat dengan kesabaran, bukan semata demi keuntungan cepat, tetapi demi keberlanjutan hidup.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Marko Komar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X