MBG Jateng Layani 6,3 Juta Orang, Wapres Gibran-Gubernur Ahmad Luthfi Cek Langsung di Salatiga

photo author
Marko Komar, Pantura Network
- Rabu, 12 November 2025 | 07:18 WIB
Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka saat meninjau MBG di SMPN 9 Salatiga, Jumat (7/11/2025). (Istimewa for Pantura Network)
Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka saat meninjau MBG di SMPN 9 Salatiga, Jumat (7/11/2025). (Istimewa for Pantura Network)

PANTURA NETWORK -- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jawa Tengah telah dinikmati 6.308.163 orang. Melihat jumlah yang besar, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengecek langsung pelaksanaannya, dengan didampingi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

Sekolah yang didatangi pada Jumat 7 November 2025 adalah SMP Negeri 9 Salatiga. Sebanyak 749 siswa di sekolah tersebut menjadi penerima manfaat dari program strategis nasional yang bertujuan memastikan terpenuhinya kebutuhan nutrisi anak-anak Indonesia.

Jumlah total penerima manfaat MBG sebanyak 6.308.163 orang itu berdasarkan data per 5 November 2025. Rinciannya, 6.121.742 penerima merupakan siswa dari jenjang TK hingga SMK serta pondok pesantren, 20.536 ibu hamil, 43.579 ibu menyusui, dan 122.306 balita. 

Baca Juga: Fish Market Day: Anak-anak dan Pelajar di Jateng Ikut Promosi Konsumsi Ikan

Jika dipersentasekan, jumlah 6.308.163 penerima manfaat itu sekitar 65,44 persen dari total potensi 9,6 juta penerima.

Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan pentingnya pengawasan bahan pangan dalam program MBG agar kualitas dan keamanan makanan tetap terjamin.

“Bapak Wakil Presiden melakukan pengecekan untuk memastikan program MBG di wilayah sudah tepat sasaran - baik dari segi gizi, ketepatan waktu, kemudahan menu, maupun kepuasan anak-anak yang menerima manfaatnya,” ujarnya.

Baca Juga: Ahmad Luthfi Tekankan Pentingnya Ikan Sebagai Sumber Protein dan Peluang Usaha

Dari sisi infrastruktur penyediaan pangan, Jawa Tengah telah merencanakan pembangunan 3.228 titik Sentra Penyedia Pangan Gizi (SPPG). 

Hingga awal November, sebanyak 2.267 titik telah terealisasi atau setara 70,22 persen, yang terdiri dari 2.215 mitra, 22 dikelola Polri, 23 oleh TNI, 5 di pondok pesantren, 1 di BUMB Pemalang, dan 1 di Pemda Pati. Di Kota Salatiga, baru tersedia 12 SPPG dari target 22 titik.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Ketahanan Pangan melakukan pemantauan terhadap kecukupan suplai serta pengawasan keamanan pangan di setiap SPPG. 

Baca Juga: Jateng Buktikan Daya Saing, Raih Penghargaan Pelopor Pemberdayaan Ekonomi

Selain itu, dilakukan pula edukasi terkait pola makan B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) serta kampanye Stop Boros Pangan.

Sebagai bentuk komitmen, Pemprov telah membentuk Satgas Percepatan Program MBG berdasarkan SK Gubernur Nomor 100.3.3.1/88 tanggal 25 Maret 2025. 

Hingga kini, 15 kabupaten/kota telah memiliki Satgas MBG, di antaranya Kabupaten Cilacap, Purworejo, Banjarnegara, Wonosobo, Magelang, Klaten, Tegal, Demak, Kudus, Jepara, Rembang, Pemalang, serta Kota Tegal, Kota Semarang, dan Kota Pekalongan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Marko Komar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X