Dalam sambutannya, Gubernur menyebut ekspor dan investasi menyumbang sekitar 85 persen dari penggerak ekonomi daerah.
Baca Juga: Jawa Pos Tegaskan Komitmen Jangka Panjang Dukung Pembangunan Daerah, Bukan 'Hit and Run'
“APBD hanya berkontribusi 15 persen. Sisanya, kekuatan ekonomi ada di tangan para pelaku usaha dan investor” tuturnya.
Ia juga menyoroti pengembangan kawasan industri seperti KITB Batang, Kawasan Industri Kendal, dan sejumlah kawasan lainnya yang mampu menciptakan pusat-pusat ekonomi baru.
“Kami juga mendorong konektivitas antarwilayah seperti Soloraya, Semarang Raya, Pati Raya, hingga Banyumas Raya untuk pemerataan ekonomi,” jelasnya.
Terkait tren global ekonomi hijau, Gubernur memperkenalkan program Rengganis Pintar (Revitalisasi Green Industry untuk Peningkatan Ekspor Jawa Tengah) sebagai langkah nyata mendorong industri berkelanjutan.
Baca Juga: Sport Tourism Naik Daun, Gunung Slamet Jadi Destinasi Baru Trail Run
“Uni Eropa dan negara lain tertarik karena kita sudah mulai menerapkan ekonomi hijau. Ini peluang besar yang harus kita tangkap,” ujarnya optimistis.
Ahmad Luthfi berharap seluruh pelaku usaha di Jawa Tengah memanfaatkan momentum ini, untuk meningkatkan ekspor dan memperkuat daya saing global.
“Tugas saya itu seperti manajer marketing, tukang jualan Jawa Tengah. Saya ingin dunia tahu bahwa Jawa Tengah siap bersaing,” katanya disambut tepuk tangan peserta.
Acara tersebut turut dihadiri di antaranya, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, Wakil Bupati Rembang HM Hanies Cholil Barro’, Ketua GPEI Ade Siti Muksodah, Ketua Kadin Jawa Tengah Harry Nuryanto Soediro, jajaran kepala OPD, pelaku industri, sponsor perbankan, serta perwakilan buyer internasional. (*)
Artikel Terkait
Ahmad Luthfi Ajak Perpit Bangun Ekonomi yang Inklusif di Jateng
Jawa Pos Tegaskan Komitmen Jangka Panjang Dukung Pembangunan Daerah, Bukan 'Hit and Run'
Desalinasi Jadi Penyelamat Warga Pesisir, Air Murah dan Aman Dikonsumsi
Nawal Yasin Ajak Muslimat NU Wujudkan Kemandirian Ekonomi Perempuan
Diminati Pasar Internasional, Pemprov Jateng dan BKHIT Tingkatkan Ekspor Produk Unggulan Hewan, Ikan, dan Tumbuhan