Warga Pidodo Kendal Antusias Sambut Program Speling dan Bantuan Kube

photo author
Marko Komar, Pantura Network
- Rabu, 15 Oktober 2025 | 17:14 WIB
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi saat berada di gelaran kegiatan Pelayanan Kesehatan Spesialistik “Sehat Bareng Lutfi Yasin” di Balai Desa Pidodo Kulon, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, Rabu (15/10/2025). (Istimewa for Pantura Network)
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi saat berada di gelaran kegiatan Pelayanan Kesehatan Spesialistik “Sehat Bareng Lutfi Yasin” di Balai Desa Pidodo Kulon, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, Rabu (15/10/2025). (Istimewa for Pantura Network)

Baca Juga: Tawa Pecah Saat Gubernur Ahmad Luthfi Guyoni Wali Kota Tegal: Aja Mung Kromas-Kramas Wae

Capaian Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Jawa Tengah bahkan mencapai 9,51 juta jiwa atau 95,98% dari total pendaftar, lebih tinggi dibanding capaian nasional yang sebesar 93,24%.

Menurut perwakilan Puskesmas Patebon, Isti, kegiatan Speling ini bekerja sama dengan RSUD Tugu Kendal dengan menghadirkan dokter spesialis THT, penyakit paru, penyakit dalam, serta layanan radiologi dan pemeriksaan dasar lainnya.

“Antusiasme masyarakat luar biasa, lebih dari 100 orang datang hari ini. Beberapa pasien perlu pemeriksaan lanjutan, seperti rontgen paru karena hasil dahak negatif,” jelasnya.

Baca Juga: Rekor MURI Tercipta, Jateng Kuatkan Pesisir dengan 1,9 Juta Mangrove

Ia menambahkan, banyak warga yang datang untuk pemeriksaan hipertensi dan diabetes. 

“Kami akan tindak lanjuti dengan pemantauan rutin lewat tim PTM (Penyakit Tidak Menular). Jadi tidak berhenti di sini saja,” ujar Isti.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi yang hadir meninjau lokasi menyampaikan apresiasi atas antusiasme warga. Gubernur menegaskan, program Speling merupakan bentuk nyata pemerataan pelayanan kesehatan hingga ke pelosok desa.

Baca Juga: Aplikasi Buatan Guru Karanganyar Ini Bisa Deteksi Makanan Tak Layak Konsumsi

Selain itu, Speling menjadi salah satu program prioritas yang ia usung bersama Wakil Gubernur Taj Yasin dalam pelayanan kesehatan yang paripurna. 

“Hari ini kita lihat sendiri, masyarakat bisa periksa gratis tanpa harus jauh-jauh ke rumah sakit. Inilah bukti bahwa pemerintah hadir untuk semua,” katanya.

Menurutnya, program ini sejalan dengan arahan Presiden dalam memperluas akses kesehatan gratis bagi masyarakat yang jauh dari fasilitas medis.

Baca Juga: Kudus Terapkan SOP dan CCTV di Semua Dapur MBG Demi Jaminan Keamanan Pangan

“Kami juga menemukan beberapa kasus TBC dan penyakit tidak menular lainnya. Nanti akan kami lakukan pelacakan dan pendampingan agar masyarakat bisa pulih bersama-sama,” ujarnya. (*)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Marko Komar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X