Awas SPPG Nakal! Gubernur Ahmad Luthfi Tegas Instruksikan 4 Hal untuk MBG di Jateng

photo author
Muhammad Abdul Wahab, Pantura Network
- Selasa, 7 Oktober 2025 | 20:27 WIB
Awas SPPG Nakal! Gubernur Ahmad Luthfi Tegas Instruksikan 4 Hal untuk MBG di Jateng (Istimewa for Pantura Network )
Awas SPPG Nakal! Gubernur Ahmad Luthfi Tegas Instruksikan 4 Hal untuk MBG di Jateng (Istimewa for Pantura Network )

SEMARANG, Pantura Network - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jawa Tengah jadi perhatian serius Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Empat Instruksi telah diberikan pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) hingga Dinas kesehatan Kabupaten dan kota.

Ahmad Luthfi menginginkan program yang dicetuskan Presiden Prabowo Subianto ini, tetap berjalan secara baik dan berkelanjutan di Jawa Tengah. Terlebih lagi masyarakat juga membutuhkan makanan yang bergizi untuk putra-putri mereka di sekolah.

Instruksi pertama yang diberikan Gubernur Ahmad Luthfi adalah kewajiban SPPG untuk memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Ini merupakan bukti tertulis keamanan pangan untuk pemenuhan standar baku mutu dan persyaratan kesehatan olahan pangan siap saji.

Baca Juga: Bantuan SPAM Gubernur Jateng Bikin Air Melimpah, Warga Desa Wisata di Wonosobo Semringah

Surat ini pun bukan hanya sekadar formalitas namun harus benar-benar dipraktekkan. "Kami tak ingin SLHS hanya diberikan saja. Harus dilakukan inspeksi. Pelatihan gizi kesehatan dan dibuat role model," kata Ahmad Luthfi.

Saat menyampaikannya, Ahmad Luthfi benar-benar tegas bahkan bernada ancaman bagi siapa saja pelaku MBG yang sembrono. Lantaran makanan yang disajikan ini bukan hanya berkaitan dengan gizi saja, melainkan juga nyawa anak-anak jika ada kelalaian soal kualitas bahan pangan.

Instruksi yang kedua adalah Dinas Kesehatan Kabupaten dan Kota di Jateng mendirikan posko pengawasan dalam 24 jam. Posko ini untuk mengawasi proses pembuatan MBG hingga distribusi dari dapur menuju sekolah.

Baca Juga: YBM PLN UIK Tanjung Jati B Tebar Kepedulian bagi Guru TPQ, Wujudkan Semangat Memperingati Hari Kesaktian Pancasila

Ketiga, Pimpinan SPPG wajib melakukan komunikasi dengan orang tua wali murid. "Jalin komunikasi dua arah kepada wali murid. Yang kemarin-kemarin tak boleh terulang lagi," tandasnya.

Keempat adalah mengajak semua stakeholder terkait program MBG untuk menyukseskan. Makanan wajib higienis dan bergizi. Proses distribusi juga dilakukan secara efisien waktu. Ia ingin MBG di Jateng bisa menjadi percontohan dan terus terlaksana secara baik. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Muhammad Abdul Wahab

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X