Cek Kesehatan Gratis di Jateng Capai Sepertiga dari Total Nasional

photo author
Marko Komar, Pantura Network
- Selasa, 5 Agustus 2025 | 00:22 WIB
Sekda Jateng, Sumarno, belum lama ini. (Istimewa for Pantura Network)
Sekda Jateng, Sumarno, belum lama ini. (Istimewa for Pantura Network)

PANTURA NETWORK -- Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Provinsi Jawa Tengah telah mencapai angka yang mengesankan, dengan 5,7 juta jiwa terlayani. Capaian ini setara dengan sepertiga dari total angka nasional, yang diperkirakan mencapai sekitar 15 juta jiwa.

Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sumarno, menyampaikan hal ini saat mendampingi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Arifah Fauzi, yang meninjau pelaksanaan program CKG di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Semarang.

"Provinsi Jateng sudah melangkah jauh dalam program CKG, dan kami bangga bisa mencapai 5,7 juta sasaran," papar Sumarno, Senin (4/8/2025).

Baca Juga: Wakil Gubernur Jateng Tinjau Penanganan Darurat Tanggul Sungai Bodri

Sumarno menekankan pentingnya kesehatan bagi anak-anak sebagai fondasi untuk mendukung kecerdasan mereka. Program cek kesehatan ini mencakup berbagai pemeriksaan, seperti tekanan darah, kesehatan telinga, mata, dan gizi.

"Kesehatan adalah elemen penting untuk memastikan anak-anak kita tumbuh dan berkembang dengan baik," tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Arifah Fauzi menegaskan bahwa kesehatan merupakan salah satu pilar untuk mewujudkan bangsa yang berkualitas.

Baca Juga: Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Resmikan SPPG At-Taqwa, Jateng Perkuat MBG

"Namun, kita masih menghadapi tantangan besar, seperti tingginya angka kasus gigi berlubang dan stunting di kalangan anak-anak," ujarnya.

Dia menggarisbawahi bahwa program CKG ini merupakan langkah strategis untuk menjamin kesehatan anak-anak di Indonesia.

Program CKG untuk siswa sekolah dimulai pada 14 Juli 2025 untuk murid-murid sekolah rakyat, dan secara serentak dilaksanakan di sekolah umum (SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB) pada pekan pertama Agustus. 

Baca Juga: Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Kader PMII Dampingi Desa Miskin di Jawa Tengah

Yuli Ferianti, Direktur Jenderal Sumber Daya Manusia (SDM) Kesehatan Kementerian Kesehatan, menyatakan optimisme bahwa Jawa Tengah dapat mempercepat pelaksanaan CKG baik untuk anak-anak maupun orang dewasa.

"Kami yakin Jateng akan terus menjadi motor penggerak dalam percepatan pelayanan kesehatan nasional, mengingat akselerasi program CKG di sini berjalan dengan baik," ungkapnya.

Salah satu siswa SLB Negeri Semarang, Aldi Saputra, juga berbagi pengalamannya. "Saya senang bisa mengikuti pemeriksaan ini. Dulu saya juga pernah periksa ke dokter, supaya sehat," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Marko Komar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X