Gubernur Luthfi Dorong Pengembangan Pariwisata Karimunjawa agar Tarik Lebih Banyak Wisatawan

photo author
Marko Komar, Pantura Network
- Minggu, 27 Juli 2025 | 01:05 WIB

PANTURA NETWORK -- Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan pentingnya untuk meningkatkan eksplorasi dan promosi destinasi wisata di Karimunjawa, Kabupaten Jepara.

Potensi besar yang dimiliki wilayah kepulauan ini, dari keindahan alam bawah laut hingga hamparan pantai di setiap pulau, dianggap sebagai aset berharga yang perlu dioptimalkan. 

"Karimunjawa menerima hampir 360.000 turis setiap tahunnya. Ini perlu kita tingkatkan kembali," ungkap Luthfi usai soft opening lounge Mega Diving Resort di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, Sabtu (26/7/2025).

Baca Juga: Angka Kemiskinan Turun, Gubernur Jateng Sebut Karena Kerja Sama Tim

Kehadiran lounge Mega Diving Resort di bandara diharapkan menjadi model yang bisa direplikasi untuk memudahkan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, dalam mendapatkan informasi dan menarik minat mereka untuk berkunjung ke Karimunjawa.

"Fasilitas penerbangan sudah dilakukan oleh Susi Air, artinya sudah terintegrasi," kata Luthfi.

Gubernur menjelaskan bahwa keberagaman destinasi wisata di Karimunjawa harus lebih terexpos.

Baca Juga: Gubernur Ahmad Luthfi Serukan Kebersamaan dalam Pembangunan Jawa Tengah

"Di sana ada banyak spot wisata yang memiliki nilai jual internasional, seperti snorkeling dan scuba diving. Terbaru, Karimunjawa juga menjadi surga baru sky diving dunia," tambahnya.

Karimunjawa juga dikenal sebagai taman nasional yang berfungsi sebagai kawasan pelestarian alam. Luthfi menekankan bahwa perhatian terhadap pelestarian lingkungan hidup—termasuk hutan, pantai, dan laut—sangat penting.

"Di Karimunjawa, tidak ada pabrik. Lautnya masih alami dan menggunakan energi terbarukan seperti panel surya. Ini sangat menarik bagi wisatawan mancanegara," jelasnya.

Baca Juga: Sekda Jateng Dorong Pengembangan Sport Tourism untuk Tingkatkan Perekonomian Daerah

General Manager Angkasa Pura Cabang Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, Fajar Purwawidada, menambahkan bahwa pihak bandara telah menjalin kerja sama dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Jepara untuk mendukung pengembangan pariwisata di Karimunjawa.

Penerbangan yang dibuka oleh Susi Air menunjukkan hasil yang menggembirakan dengan okupasi di atas 80%.

"Kami berharap penerbangan ini akan konsisten. Jika minat semakin besar, kami akan mendorong penggunaan pesawat yang lebih besar," katanya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Marko Komar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X