Pemprov Jateng Perkuat Sinergi dengan BKKBN untuk Percepat Penanganan Stunting

photo author
Marko Komar, Pantura Network
- Senin, 14 Juli 2025 | 23:44 WIB
Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi, Senin (14/7/25). (Istimewa for Pantura Network)
Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi, Senin (14/7/25). (Istimewa for Pantura Network)

PANTURA NETWORK -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) memperkuat sinergi dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), guna menanggulangi masalah stunting.

Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi, menekankan pentingnya kolaborasi berbasis data dan intervensi konkret untuk menurunkan angka stunting di wilayahnya.

Dalam audiensi yang berlangsung di ruang kerjanya, Gubernur Luthfi menegaskan bahwa semua upaya pembangunan keluarga harus berorientasi pada kesejahteraan.

Baca Juga: Jembul Tulakan Jepara Sedot Ribuan Pengunjung

"Kita harus memiliki satu data yang komprehensif di seluruh kabupaten/kota, dengan target yang jelas untuk menurunkan stunting," ujar Luthfi, Senin (14/7/25).

Pihaknya menyoroti perlunya keselarasan pengelolaan data stunting dengan sistem data Kementerian Sosial.

Gubernur mengharapkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, BKKBN, penyuluh KB, dan tim pendamping keluarga dapat menghasilkan intervensi yang tepat sasaran dan berdampak.

Baca Juga: BULOG Jateng Mulai Distribusikan Beras SPHP ke Pasar, Target Capai 158 Ton Hingga Desember 2025

Evaluasi berkala yang berbasis bukti juga menjadi kunci untuk memastikan efektivitas program yang dijalankan.

Luthfi menyambut baik kolaborasi yang telah terjalin antara Pemprov Jateng dan BKKBN, dan menekankan perlunya perubahan yang terukur.

"Sinergi ini harus membuahkan hasil yang nyata bagi masyarakat," tambahnya, menegaskan komitmennya terhadap penanganan stunting.

Baca Juga: Anggota DPR Ajak Masyarakat Waspada Oknum Penipu Tawarkan Jadi Mitra Dapur Program MBG

Dalam pertemuan tersebut, BKKBN Jateng mengungkapkan komitmennya untuk bersinergi dengan Pemprov Jateng melalui semangat 'Ngopeni lan Nglakoni'.

Dukungan tersebut akan difokuskan pada program-program percepatan, termasuk Super Apps Bangga Kencana, Lansia Berdaya, Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya), Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), serta Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jateng, Eka Sulistia Ediningsih, menegaskan dukungan penuh atas arahan gubernur.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Marko Komar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X