“Halal ini menjadi jaminan bahwa produk itu layak konsumsi. Kita ini negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, tapi ironisnya masih kalah dengan China dalam jumlah produk halal. Maka ini harus kita galakkan. Apalagi sekarang gratis, kalau mandiri biayanya bisa sampai 3,5 juta,” tegas Bupati.
Baca Juga: Ahmad Luthfi Dorong Kebersamaan Tangani Bencana
Menurutnya, hingga saat ini Pemkab Jepara telah memfasilitasi sekitar 10.600 UMKM untuk mendapatkan sertifikat halal, dan ke depan jumlah itu akan terus ditingkatkan agar produk lokal bisa bersaing di pasar global.
Baca Juga: Taj Yasin Ajak Masyarakat Sambut Tahun Baru Islam dengan Perbaiki Diri
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, H. Abdul Wachid juga menyoroti pentingnya keberlanjutan sertifikasi halal.
Baca Juga: Mendendangkan Nostalgia di Jateng Fair 2025
“Sejak 2024, kami sudah dorong sertifikasi halal di berbagai daerah dan penyerapan di Jepara ini cukup signifikan. Bantuan tak hanya lewat APBN, tapi juga akan kami usahakan lewat CSR agar semakin banyak UMKM yang bisa terbantu,” kata wakil rakyat asal Jepara ini.
Artikel Terkait
Taj Yasin Ajak Masyarakat Sambut Tahun Baru Islam dengan Perbaiki Diri
Ahmad Luthfi Dorong Kebersamaan Tangani Bencana
Balai Pengujian dan Peralatan DPUBMCK Jateng Lahirkan SMART BP2
544 Tenaga Pengajar Keagamaan Nonformal Terima Insentif
PBJ Kabupaten Jepara Dinilai Gegabah Beri Syarat Tambahan Pada Proses Lelang LPSE Tahun 2025