Baca Juga: Sosialisasi Progam MBG Hadir di Cepu, Mudahkan Akses Gizi Tepat Bagi Warga Kurang Mampu
Dalam sesi materi, Kepala Diskominfo Arif Darmawan membekali peserta strategi pengelolaan media sosial. Di antaranya membuat konten menarik, pemilihan waktu unggah, serta penggunaan tagar yang tepat. Admin juga diminta menyusun pesan yang ringkas dan mudah dipahami.
“Bahasa yang digunakan sebaiknya santai, sederhana, dan sesuai dengan karakter audiens. Terutama bagi generasi muda yang mendominasi pengguna media sosial,” terangnya.
Selain itu, media sosial dinilai sebagai sarana komunikasi yang hemat biaya. Tanpa harus belanja iklan, instansi dapat menyebarkan informasi, edukasi, hingga kebijakan pemerintah.
Baca Juga: Renza Maisetyo Berkomitmen : Rutan Jepara Peroleh Predikat WBK
Artikel Terkait
Luncurkan Program Praktisi Mengajar, UNISNU Jepara Gandeng Sekolah Indonesia Luar Negeri
Dekatkan Layanan Kesehatan, Program Speling Tuai Apresiasi Warga
Intervensi Pembangunan di Pati, Ahmad Luthfi Salurkan Bantuan Keuangan Rp316,1 Miliar
Unicef dan Bappenas Gelar Pelatihan Sistem Perlindungan Anak
Pemkab Jepara Resmi Luncurkan Program K3S, Sasar Sebanyak 7.227 Kader Posyandu