Baca Juga: Libatkan Semua Agama dalam Program Jumat Berangkat
Kirab Gunungan dan Karnaval Budaya yang digelar, menurut Bupati, juga merupakan wujud ekspresi kreativitas dan identitas kultural masyarakat. Ia menekankan pentingnya ruang-ruang fisik dan sosial di tengah era digital untuk memperkuat karakter generasi muda dan mempererat jati diri bangsa.
Baca Juga: Segera Beroperasi; RSI NU Cakra Medika Mayong Jepara Terima Tim Visitasi Kesuaian Izin Berusaha.
“Saya harap kegiatan ini tidak hanya menjadi tontonan yang menarik, tetapi juga tuntunan bagi masyarakat, terutama anak-anak dan remaja, agar makin mencintai budayanya, memahami akar tradisinya, serta menghormati warisan para leluhur,” imbuhnya.
Tradisi Sedekah Bumi, lanjutnya, memiliki peran strategis dalam memperkuat solidaritas sosial sekaligus membangkitkan potensi ekonomi dan pariwisata berbasis budaya lokal. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Jepara terus mendorong program-program prioritas seperti Revitalisasi Warisan Budaya, Desa Wisata Aktif, dan Festival Budaya Lokal.
Baca Juga: Danamon dan Adira Finance dengan Dukungan MUFG, Kembali Hadir Dukung IIMS Surabaya 2025
Artikel Terkait
Tembok Penahan Air Laut Pos 1 Tanjung Emas Jebol, Ahmad Luthfi: Penanganan Awal Sudah Dilakukan
Pemberangkatan Jemaah Haji Asal Jateng Terkendali dan Lancar
Danamon dan Adira Finance dengan Dukungan MUFG, Kembali Hadir Dukung IIMS Surabaya 2025
KAI Daop 4 Semarang Mulai Revitalisasi Tahap Pertama Stasiun Tawang Semarang
INH dan Kawan Dekat Luncurkan Program Bakti Indonesia, Hadirkan Beragam Layanan Sosial Gratis untuk Masyarakat