Harkitnas ke 117, Bupati Jepara Ajak Bangkit Hadapi Tantangan Global

photo author
Marko Komar, Pantura Network
- Selasa, 20 Mei 2025 | 19:21 WIB
Bupati Jepara, Witiarso Utomo sewaktu memimpin upacara HKN ke 117, Selasa (20/10/25). (Istimewa for Pantura Network)
Bupati Jepara, Witiarso Utomo sewaktu memimpin upacara HKN ke 117, Selasa (20/10/25). (Istimewa for Pantura Network)

PANTURA NETWORK -- Bupati Jepara, Witiarso Utomo,menekankan pentingnya kebangkitan bersama menghadapi tantangan zaman dalam Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke 117.

Hal tersebut, Mas Wiwit (sapaannya) sampaikan sewaktu memimpin Upacara perayaan Harkitnas ke 117 di halaman Sekretariat Daerah (Setda) Jepara bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah.

Dalam sambutannya, yang merupakan pembacaan dari Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Viada Hafid, disampaikan bahwa peringatan ini tidak hanya mengenang sejarah tetapi juga menjadi ajakan untuk menghadapi tantangan masa kini seperti disrupsi teknologi, krisis pangan global, dan ketegangan geopolitik.

Baca Juga: Empat Sekolah Swasta di Jepara Gratis Bagi Siswa Miskin, Mana Saja?

"Kebangkitan adalah ikhtiar yang terus hidup. Ia menuntut keberanian untuk menjawab tantangan zaman ini," tegasnya.

Menteri Komdigi menegaskan bahwa Indonesia harus aktif dalam kancah global melalui prinsip politik luar negeri bebas aktif. "Indonesia tampil sebagai mitra dialog yang mampu menjembatani kepentingan," imbuhnya.

Pidato tersebut juga menyoroti program nasional seperti Program Makan Bergizi Gratis yang telah menjangkau lebih dari 3,5 juta anak.

Baca Juga: Jepara Tanggap 112, Layanan Cepat Atasi Aduan Masyarakat

Selain itu, digitalisasi pelayanan kesehatan dan layanan kesehatan gratis dipandang mampu memberikan akses yang lebih luas bagi masyarakat.

Di bidang ekonomi, pembentukan Danantara Investment Agency dinilai penting untuk memperkuat kemandirian. Pengembangan SDM menjadi sorotan dengan rencana pendirian pusat pelatihan vokasi dan kecerdasan buatan di Papua.

"Kami mendorong pelatihan yang relevan dengan pasar, termasuk dalam penguasaan kecerdasan artifisial," ujar Meutya.

Baca Juga: Dukung Program Kesehatan Gratis, Waka DPRD Jateng Soroti Pemerataan Layanan Puskesmas

Perlindungan anak di ruang digital juga menjadi perhatian melalui Peraturan Pemerintah TUNAS. Semua kebijakan yang diambil berorientasi pada rakyat.

Bupati Jepara berharap peringatan ini menjadi refleksi dan penggerak langkah menuju masa depan yang lebih baik bagi seluruh bangsa.

“Seluruh upaya ini berpulang pada satu tujuan besar, membangun masa depan yang tidak hanya lebih maju, tetapi benar-benar berpihak pada rakyat,” tutupnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Marko Komar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X