PANTURA NETWORK -- Menyongsong pasar global dengan produk batik inovatif, Sampoerna Untuk Indonesia (SUI) bekerja sama dengan Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Tengah dan CV. Tiga Bintang Brotherhood gelar pelatihan 'Batik Kasual Warna Alam'.
Pelatihan dari tiga elemen tersebut diselenggarakan di Punthuk Setumbu, Magelang, selama dua hari, 26-27 April 2025, serta 15 perempuan berpatisipasi dalam sektor ekonomi kreatif di kawasan Borobudur ini.
Pada kesempatan itu, Ketua Pokja Penyelenggara Balatkop UKM Yusa Bramidha yang mewakili Kepala Dinkop UKM Jateng Eddy Bramiyanto menekankan, pelatihan sebagai upaya memajukan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Hadirkan Rumah Sehat di Tanjung Emas Semarang
"Kami ingin peserta pelatihan dapat menghasilkan produk batik yang tidak hanya indah dan berkualitas, tetapi juga memiliki nilai jual tinggi dan diminati wisatawan," papar Yusa sewaktu sambutan sekaligus membuka acara pelatihan.
Pelatihan ini dirancang secara sistematis, dengan pembagian enam sesi, tiga sesi yakni Internalisasi Pelatihan, Perancangan Motif & Teknik Batik, Teknologi Zat Warna Alam, sudah dijalani oleh para peserta.
Berikutnya mereka bakal melanjutkan pembelajaran secara online dengan materi Strategi Pemasaran & Diversifikasi Batik, serta Pemasaran Digital melalui Konten Kreator Produk Batik di penghujung sesi pelatihan.
Baca Juga: Tiga Maskapai Siap Buka Rute Internasional Melalui Bandara Ahmad Yani
"Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi saat praktek langsung, mempelajari teknik pewarnaan yang ramah lingkungan," ujar dia.
Lebih lanjut, Yusa menyampaikan bahwa program ini memperkuat ekosistem fashion di Kabupaten Magelang, kemudian secara khusus mendukung Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Borobudur.
Sejalan dengan itu, ia optimistis akan meningkatkan daya saing batik lokal di pasar wisata domestik dan internasional. Sehingga outputnya menjadi oleh-oleh khas bagi wisatawan, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.
Baca Juga: Tepis Stigma Negatif Ayam Laga, PAPAJI Sragen : Kompetisi Sebagai Ajang Rekatkan Persaudaraan
"Pelatihan ini juga melanjutkan inisiatif sebelumnya seperti Batik Tingkat Lanjut dan Desain Fashion Borobudur, memperkaya diversifikasi produk tekstil lokal. Ketika keterampilan sudah siap, kita maju bersaing di pasar global," terang dia.
Sementara itu, salah satu peserta pelatihan Batik Kasual Warna Alam, Jarwati menghaturkan terimakasih kepada Dinkop UKM Jateng karena telah memberikan kesempatan untuk meningkatkan kreatifitas di dunia batik.
Artikel Terkait
Taj Yasin Tegaskan Pentingnya Jaga Kualitas Makanan Program MBG di Jawa Tengah
Usai Dikukuhkan, Ini Gebrakan Ning Nawal sebagai Bunda Forum Anak Jawa Tengah
Ini Gebrakan Ning Nawal sebagai Bunda Forum Anak Jawa Tengah
Gus Yasin Institute dan Tim Akselerasi Jawa Tengah, Luncurkan Buku Biografi Gus Yasin
Bupati Kendal Dukung Jawa Tengah Jadi Lumbung Pangan Nasional