Taj Yasin Tegaskan Pentingnya Jaga Kualitas Makanan Program MBG di Jawa Tengah

photo author
Marko Komar, Pantura Network
- Sabtu, 19 April 2025 | 12:38 WIB
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin bersalaman dengan siswa SMA Negeri 1 Gebog Kudus, belum lama ini (Istimewa for Pantura Network)
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin bersalaman dengan siswa SMA Negeri 1 Gebog Kudus, belum lama ini (Istimewa for Pantura Network)

PANTURA NETWORK -- Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan kualitas makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pernyataan ini disampaikan usai kegiatan di Kabupaten Kudus, Jumat, 18 April 2025, di mana ia menyoroti kasus penurunan kualitas makanan di salah satu kabupaten.

"Kebersihan dan kualitas makanan harus dijaga. Saya mendengar ada makanan yang tidak baik di salah satu kabupaten, ini perlu ditinjau," ujar Yasin, yang juga menjabat sebagai Ketua Kelompok Kerja Percepatan MBG Jawa Tengah.

Baca Juga: Taj Yasin Resmikan Gedung Indoor SMA 1 Gebog, Upaya Peningkatan Mutu Pendidikan di Kudus

Yasin mengingatkan bahwa MBG tidak hanya sekadar distribusi makanan, tetapi juga melibatkan proses evaluasi dan akreditasi terhadap pelaksana program.

"Pelaksanaan harus baik dan layak, jika tidak, perlu diganti," tegasnya.

Saat ini, sudah berdiri 129 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah, termasuk lima dapur aktif di Kabupaten Kudus.

Baca Juga: 500 Rumah Warga Miskin Ekstrem di Jawa Tengah Akan Direnovasi

Koordinasi telah dilakukan dengan Sekda kabupaten/kota di Jawa Tengah untuk mempersiapkan pembangunan tiga SPPG baru per kabupaten sesuai arahan Badan Gizi Nasional (BGN).

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga telah mengusulkan 21 SPPG tambahan yang siap beroperasi, menunggu seleksi dari BGN.

Program MBG dirancang tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak dan ibu hamil, tetapi juga harus memenuhi standar kelayakan.

Baca Juga: Bayi Terkatung di Kardus Depan Gudang Jepara, Selamat Karena Ditemukan Warga Sekitar

Program ini terus dimonitor dan dievaluasi untuk memastikan efektivitasnya dalam menekan angka stunting dan memperbaiki asupan gizi, serta memberdayakan UMKM lokal melalui pengadaan bahan pangan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Marko Komar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X