Festival Kupat Lepet di Jepara : Magnet Wisatawan, Pesta Tradisi yang Meriah

photo author
Marko Komar, Pantura Network
- Senin, 7 April 2025 | 13:30 WIB
UNIK : Tradisi lepet di Jepara (Istimewa for Pantura Network)
UNIK : Tradisi lepet di Jepara (Istimewa for Pantura Network)

PANTURA NETWORK -- Ribuan masyarakat Jepara bersama wisatawan dari berbagai daerah membanjiri Pantai Kartini untuk mengikuti Festival Kupat Lepet yang berlangsung meriah, Senin (7/4/2025). Tradisi ini menjadi bagian penting dari perayaan Pesta Lomban, menarik animo publik sejak pagi hari.

Setelah kirab kepala kerbau yang penuh khidmat, festival berlanjut dengan menggelar pesta kupat lepet. Acara ini merupakan rangkaian perayaan bada kupat atau pekan syawalan di Kabupaten Jepara dan sukses menghidupkan suasana dengan berbagai atraksi budaya.

Bupati Jepara, Witiarso Utomo, menyatakan kegembiraannya bahwa festival tahun ini dapat digelar kembali meski dalam kesederhanaan setelah absen tahun lalu.

Baca Juga: Ribuan Wisatawan Saksikan Tradisi Larungan Kepala Kerbau di Jepara

"Kami berharap tahun depan Festival Kupat Lepet bisa lebih meriah, sebagai upaya melestarikan tradisi kita," ujarnya.

Acara dimulai pukul 09.00 WIB dengan pembukaan oleh Bupati, diikuti berbagai pementasan seperti tari krida jati, drumband, atraksi pencak silat, dan nyanyian lagu Jawa.

Kemeriahan semakin terasa ketika ribuan warga memadati lokasi, siap memperebutkan dua gunungan kupat dan lepet berisi 4.000 buah yang diarak dari Pelabuhan Jepara menuju Pantai Kartini.

Baca Juga: Viral, Anak Didik SMP Muhammadiyah Hobi Bullying, Netizen : Sekolah kok Menormalisasi?

Mas Wiwit, sapaan akrab Bupati, berharap acara ini tidak hanya melestarikan tradisi, tetapi juga mengangkat prestise pariwisata Jepara.

Dengan demikian, Jepara terus berkomitmen menjadikan warisan budaya sebagai magnet wisata yang memperkuat identitas dan kebersamaan masyarakatnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Marko Komar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X