Keterbukaan Publik Jadi Medium Kepercayaan Masyarakat, DPRD Jateng : Pemerintah Harus Begini

photo author
Marko Komar, Pantura Network
- Jumat, 28 Februari 2025 | 01:00 WIB
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko

PANTURA NETWORK -- Sebagai salah satu upaya untuk menciptakan pemerintahan yang lebih transparan dan akuntabel, inovasi dalam meningkatkan keterbukaan publik perlu dilakukan di daerah-daerah.

Keterbukaan publik tidak hanya penting untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah, tetapi juga untuk mendorong partisipasi aktif warga dalam pembangunan daerah.

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko mengatakan, dalam era informasi yang semakin maju, masyarakat semakin menuntut transparansi dari pemerintah terkait dengan kebijakan dan penggunaan anggaran daerah.

Baca Juga: Semangat Bangun Jawa Tengah, Taj Yasin Gabung Retret di Akmil

"Keterbukaan publik bukan hanya soal menginformasikan apa yang dilakukan pemerintah, tetapi lebih dari itu, ini adalah tentang memberikan akses kepada masyarakat untuk ikut serta dalam proses pengambilan keputusan,” ujar Heri dalam FGD di Temanggung, (30/1).

“Ini adalah bentuk tanggung jawab kita kepada publik," tegas Heri.

ANTUSIAS : Warga masyarakat mendengarkan penyampaian Wakil Ketua DPRD Jateng Heri Pudyatmoko, belum lama ini
ANTUSIAS : Warga masyarakat mendengarkan penyampaian Wakil Ketua DPRD Jateng Heri Pudyatmoko, belum lama ini (Istimewa for Pantura Network)

Heri menambahkan, pemerintah daerah bahkan hingga di tingkat desa, harus memiliki komitmen untuk memberikan informasi yang jelas dan akurat kepada masyarakat.

Baca Juga: Cordova Edupartment Gandeng Bank Jateng Syariah Fasilitasi Pemilikan Apartemen, Dapat Harga dan Cicilan Khusus

"Pemerintah daerah harus menyediakan platform digital yang dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, mulai dari situs web resmi, aplikasi mobile, hingga media sosial untuk memberikan informasi yang mudah diakses dan transparan," ujar Heri.

Penerapan teknologi ini, menurut Heri, harus diiringi dengan pengelolaan data yang baik dan sistem yang dapat diandalkan.

Selain itu, Heri juga mendorong penggunaan teknologi dalam penyelenggaraan e-government, di mana layanan publik dapat diberikan secara lebih cepat dan efisien.

Baca Juga: DPMPTSP Temanggung Targetkan Raup Investasi Rp2,3 Triliun, Siap Jemput Bola

Sistem e-government ini akan memungkinkan masyarakat untuk mengakses berbagai layanan administratif dengan lebih mudah dan tanpa birokrasi yang rumit.

“Kecepatan dan ketepatan dalam pelayanan adalah aspek terpenting dalam membangun hubungan baik dengan masyarakat,” katanya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Marko Komar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X