PANTURANETWORK.COM -- Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana, resmi membuka kejuaraan bola voli Piala Gubernur Jawa Tengah 2025, Senin (3/2/2025).
Kejuaraan yang diselenggarakan 3-6 Februari 2025 di GOR Jatidiri Kota Semarang itu, diikuti 27 klub dari berbagai daerah di Indonesia.
Pembukaan kejuaraan tersebut ditandai dengan pembunyian sirine, dan dilakukan servis bola pertama oleh Pj Gubernur Jawa Tengah. Selanjutnya, pertandingan pembuka antara klub Bank Jateng melawan klub Eka Mandiri Jaya Beton.
Baca Juga: Tingkatkan Konektivitas Masyarakat, Kereta Api Sancaka Utara Layani Rute Cilacap-Surabaya Pasarturi
Penjabat Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana mengatakan, kejuaraan bola voli Piala Gubernur Jawa Tengah merupakan bagian dari program Specta (Sport Tourism Event) Jawa Tengah. Ada delapan cabang olahraga yang dipertandingkn dalam program tersebut, salah satunya bola voli.
“Untuk peserta kejuaraan bola voli kali ini diikuti oleh 27 klub yang mayoritas dari pulau Jawa, yakni 12 klub putra dan 15 klub putri,” ujarnya, seusai acara pembukaan.
Menurut Nana, kejuaraan tersebut untuk memasyarakatkan olahraga, sekaligus mencari bibit-bibit unggul, terutama atlet bola voli. Nantinya, akan dilakukan pembinaan lanjutan untuk bisa mewakili Jawa Tengah pada event nasional. Pada gelaran PON Aceh-Sumatera Utara, kontingen Jawa Tengah menempati peringkat 5, naik satu peringkat dari PON sebelumnya.
Baca Juga: Hasil Akhir Liga 2, PSKC Cimahi vs Persijap Jepara : Drama Gol di Stadion Jalak Harupat
“Diharapkan ke depan Jawa Tengah bisa menjadi sumber atlet bagi nasional maupun internasional,” tuturnya.
Selain meningkatkan prestasi, Nana menyebutkan bahwa event semacam ini mampu meningkatkan pertumbuhan perekonomian, dalam hal ini UMKM dan wisata.
“Harapannya, masyarakat Jawa Tengah hidup lebih sehat. Dan, kegiatan ini diharapkan terus dilakukan,” paparnya.
Baca Juga: Jalan Mulus, Wisata ke Nepal Van Java Lebih Nyaman
Dalam acara tersebut, Pj Gubernur Jawa Tengah juga menyalurkan uang tali asih kepada sejumlah pelatih dan atlet yang berhasil mengharumkan nama Jawa Tengah dalam kejuaraan PON Aceh-Sumatera Utara.
“Tali asih itu sebagai bentuk kepedulian dan perhatian kami, terhadap mereka yang berprestasi,” imbuhnya.
Artikel Terkait
Nenek 70 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Selokan Desa Ngabul
Kelenteng Cu An Kiong Diusulkan Cagar Budaya Nasional, Pemkab Rembang Siap Tindaklanjuti
Jalan Mulus, Wisata ke Nepal Van Java Lebih Nyaman
Hasil Akhir Liga 2, PSKC Cimahi vs Persijap Jepara : Drama Gol di Stadion Jalak Harupat
Tingkatkan Konektivitas Masyarakat, Kereta Api Sancaka Utara Layani Rute Cilacap-Surabaya Pasarturi