PANTURANETWORK.COM -- Sebanyak tiga desa di Kecamatan Kaliori, yakni Desa Pantiharjo, Kuangsan, dan Banggi berhasil memenuhi kriteria digitalisasi pemerintah desa.
Kepala Bidang Pengembangan dan Penataan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinpermades) Kabupaten Rembang, Bambang Priyantoro menjelaskan, sebelumnya ada sembilan desa yang diusulkan untuk dilakukan penilaian. Namun, baru enam desa yang telah dinilai oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
“Baru enam desa yang dilakukan penilaian. Tiga desa pada tahun 2024, yaitu Desa Sambian, Dresi Wetan, dan Punjulharjo. Tiga desa lainnya pada 2025,” kata Bambang, saat penilaian tersebut, di Aula Dinpermades setempat, Jumat (10/1/2025).
Baca Juga: ASN Jateng Didorong Laporkan Harta Kekayaan, Telat Bakal Disanksi Disiplin dan Potong TPP
Bambang menyampaikan, meskipun baru enam desa yang dinilai, banyak desa lain di Kabupaten Rembang yang juga memenuhi kriteria digitalisasi.
“Sebetulnya banyak desa yang masuk kriteria klasifikasi digital, tapi provinsi hanya meminta tiga desa untuk dinilai. Kami memilih yang terbaik untuk dilombakan,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, dia menegaskan, pentingnya digitalisasi desa sebagai upaya untuk mempermudah akses layanan publik dan menciptakan peluang ekonomi. Menurutnya, digitalisasi desa, tidak hanya berlaku pada pemerintahan desa, tetapi juga mencakup sektor ekonomi, pertanian, budaya, dan lainnya.
Baca Juga: Pj Gubernur Jateng Dukung Penuh Swasembada Pangan
“Digitalisasi desa ini bukan hanya soal pemerintahan, tetapi juga ruang-ruang ekonomi, pertanian, dan budaya. Kami mendorong agar semua sektor menuju digitalisasi,” katanya.
Sebagai informasi, penilaian klasifikasi digitalisasi pemerintah desa dilakukan berdasarkan empat kategori, yakni inisiasi, berkembang, maju, dan digital. Setiap kategori memiliki rentang nilai, yaitu inisiasi (10-40 poin), berkembang (41-70 poin), maju (71-90 poin), dan digital (91-100 poin). Sedangkan aspek yang dinilai dalam penilaian itu, meliputi infrastruktur digital, masyarakat digital, pemerintahan digital, dan ekonomi digital.***
Artikel Terkait
Menko AHY Resmikan Rumah Susun Dosen Politeknik Pekerjaan Umum Semarang
Menko AHY Beri Kuliah Umum di Politeknik PU Semarang Tentang SDM Unggul
KPU Jepara Tetapkan Witiarso Utomo dan M Ibnu Hajar sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih
Pj Gubernur Jateng Dukung Penuh Swasembada Pangan
ASN Jateng Didorong Laporkan Harta Kekayaan, Telat Bakal Disanksi Disiplin dan Potong TPP