Tujuan besar dari program ini adalah peningkatan kualitas hidup warga, yang diukur melalui Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Pada 2023, IPM Kota Semarang tercatat sebesar 84,43, dengan angka harapan hidup (AHH) 77,90 tahun. Yoyok menargetkan peningkatan AHH hingga mencapai 79,00 tahun.
“Keberadaan sarana olahraga ini akan menjadi salah satu instrumen untuk meningkatkan IPM, khususnya pada dimensi umur panjang dan hidup sehat,” tegas Yoyok.
Semarang Menuju Kota Sportif
Dengan visi besar ini, Yoyok-Joss berharap Semarang tidak hanya menjadi kota yang sehat dan berprestasi, tetapi juga kota yang mengintegrasikan pembangunan fisik, ekonomi, dan sosial. “Ini adalah langkah besar untuk menjadikan Semarang sebagai kota sportif yang mendukung kesehatan, prestasi, dan kebersamaan warganya,” tutup Yoyok.
Program ini pun diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus menjadi modal untuk menjadikan Semarang sebagai kota percontohan di Indonesia.***
Artikel Terkait
Pria Jadi Korban Penipuan Saat Transaksi di ATM Tol Japek, Polisi Selidiki
Dugaan Pengancaman Bodyguard Atta Halilintar Dilimpahkan ke Pomdam Jaya
2.500 Personel Gabungan Siap Amankan Laga Timnas Indonesia Vs Jepang
Polda Metro Beri Penghargaan ke Personel Humas Polres
Raih Predikat Unggul dari BANPT, UIN Walisongo Komitmen Wujudkan Pendidikan Berkualitas