Kegiatan ini turut dihadiri oleh Nur Rois, S.Ag selaku guru Bahasa Indonesia MTs KRM Marzuki Cepogo sekaligus pembimbing resensi di madrasah dan kedua orang tuanya yang selalu memberikan dukungan baik untuk Farah dan Alisa.
Baca Juga: Gubernur Ahmad Luthfi: Pekalongan Telah Kondusif, Layanan Masyarakat Berjalan Normal
Nur Rois selaku perwakilan dari Mts KRM Marzuki menyampaikan, Kemenangan ini menunjukkan bahwa semangat literasi di madrasah terus tumbuh, dan patut bersyukur bisa sapu bersih peringkat 1 dan 2 di Lomba ini.
Baca Juga: Kongres X LMND Di Kota Mataram, Perkuat Tradisi Gerakan Mahasiswa Berpihak Pada Kepentingan Rakyat
"Kami bangga pada siswa seperti Ananda Farah dan Alisa yang mampu menjadi duta literasi madrasah.” ucapnya.
Baca Juga: Wagub Taj Yasin: Teladani Maulid, Masalah Hadapi dengan Cinta Bukan Kekerasan dan Penjarahan
Artikel Terkait
Kongres X LMND Di Kota Mataram, Perkuat Tradisi Gerakan Mahasiswa Berpihak Pada Kepentingan Rakyat
Gubernur Ahmad Luthfi: Pekalongan Telah Kondusif, Layanan Masyarakat Berjalan Normal
Upacara Harlah ke-80, Kajati Hendro Bacakan Amanat Jaksa Agung dan 7 Perintah Harian Jaksa Agung
Mahasiswa Magang Asal Desa Kaligarang Jepara Ditemukan Meninggal Dunia di Tanjung Palas Dumai
Pelajar, Mahasiswa, Ormas Hingga Forkopimda Jepara Deklarasi Tolak Aksi Anarkis, Akan Diperluas Hingga Tingkat Desa