MATA MUDA 2026 MTs Ar-Rois Cendekia Dorong Kepedulian Lingkungan, Siswa Olah Limbah Jadi Produk Bernilai

photo author
Marko Komar, Pantura Network
- Selasa, 21 Juli 2026 | 15:15 WIB
Sejumlah siswa MTs Ar-Rois Cendekia Semarang mengikuti rangkaian Mata Muda 2026 (Istimewa for Pantura Network)
Sejumlah siswa MTs Ar-Rois Cendekia Semarang mengikuti rangkaian Mata Muda 2026 (Istimewa for Pantura Network)

PANTURA NETWORK -- Kegiatan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATA MUDA) 2026 di MTs Ar-Rois Cendekia Semarang tak hanya menjadi ajang orientasi siswa baru, tetapi juga sarana menanamkan kepedulian lingkungan. Sebanyak 135 murid dilibatkan dalam berbagai aktivitas berbasis keberlanjutan selama 13-18 Juli 2026.

Mengangkat tema "Small Action Big Impact: Together for a Sustainable Madrasah", kegiatan ini menitikberatkan pada praktik nyata pengelolaan lingkungan sejak dini di lingkungan pendidikan.

Selama pelaksanaan, siswa tidak hanya dikenalkan pada budaya dan tata tertib madrasah, tetapi juga diajak terlibat langsung dalam kegiatan pengolahan limbah. Berbagai inovasi sederhana dihasilkan, seperti pemanfaatan botol plastik menjadi media tanam hidroponik, pembuatan paper seed, hingga kerajinan berbasis eco-craft.

Baca Juga: Wagub Taj Yasin: SMP Perlu Mulai Arahkan Siswa ke Pendidikan Vokasi

Ketua Panitia MATA MUDA 2026, Nurul Alfia Hanafiah mengatakan, pendekatan tersebut dipilih untuk membangun kesadaran kolektif siswa terhadap isu lingkungan.

"Melalui tema ini, kami ingin menunjukkan bahwa aksi kecil yang dilakukan bersama dapat memberikan dampak besar. Murid terlihat antusias mengolah limbah menjadi barang yang bermanfaat," papar Alfia.

Puncak kegiatan ditandai dengan penyelenggaraan Sustainable Mini Expo pada Sabtu, 18 Juli 2026. Dalam pameran tersebut, siswa memamerkan hasil karya olahan limbah sebagai bentuk implementasi pembelajaran berbasis lingkungan.

Baca Juga: PGN Semarang Suplai Gas Bumi ke Pabrik Sepeda, Dukung Industri Ramah Lingkungan

Kepala MTs Ar-Rois Cendekia Semarang, Putri Rahmi Fatmawati menegaskan, pendidikan berkelanjutan menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter siswa.

Menurutnya, pengenalan nilai-nilai lingkungan sejak awal akan membentuk kebiasaan positif yang berdampak jangka panjang.

Selain aspek lingkungan, kegiatan ini juga tetap memuat penguatan karakter, kepemimpinan, dan kolaborasi sebagai bagian dari pembelajaran holistik di madrasah.

Baca Juga: Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang Promosikan UMK Binaan di INACRAFT Festival 2026

Penutupan kegiatan berlangsung meriah dengan penampilan hiburan yang diikuti seluruh peserta, guru, dan tenaga kependidikan, menandai berakhirnya rangkaian MATA MUDA 2026.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Marko Komar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X