PANTURA NETWORK -- Pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri 1 Mlonggo, Selasa (14/7/2026), menjadi momentum penegasan arah pembangunan Jepara yang berfokus pada kualitas manusia. Bupati Jepara, Witiarso Utomo, hadir langsung dan menekankan pentingnya pendidikan sebagai fondasi utama masa depan generasi muda.
Di hadapan ratusan siswa SMP Negeri 1 Mlonggo serta peserta didik dari MTs dan MA Mathalibul Huda Mlonggo, Witiarso tidak sekadar membuka kegiatan, tetapi juga menyampaikan pesan strategis tentang peran pendidikan dalam pembangunan daerah.
Suasana hangat terasa sejak awal acara. Para siswa menyambut kedatangan bupati dengan antusias, sementara Witiarso terlihat aktif berinteraksi dan memberikan motivasi kepada pelajar yang baru memasuki lingkungan sekolah.
Baca Juga: Dukung Pendidikan Inklusif, DPRD Jateng Minta Pemda Tingkatkan Akses Disabilitas ke Layanan Publik
Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia (SDM) tidak bisa dilepaskan dari kebijakan pendidikan yang berkelanjutan. Pemerintah Kabupaten Jepara, kata dia, telah menyiapkan sejumlah program untuk memperkuat sektor tersebut.
"Mulai dari Kartu Guru Sejahtera, Kartu Sarjana Jepara, revitalisasi sekolah, hingga pengembangan Sekolah Rakyat, semuanya diarahkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan," papar Witiarso.
Tak hanya itu, Jepara juga mencatat capaian baru dengan masuk sebagai lokasi pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi. Program ini diharapkan mampu memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan mutu pembelajaran secara menyeluruh.
Baca Juga: Sekolah Rakyat Jepara Mulai 13 Juli 2026, Kuota Siswa SD Masih Kurang 24 Anak
Bagi Witiarso, investasi di bidang pendidikan bukanlah hasil instan, melainkan langkah jangka panjang yang menentukan arah masa depan daerah.
"Ini adalah investasi jangka panjang. Kami ingin setiap anak di Jepara punya kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan berkualitas," terang dia.
Ia juga menyoroti pentingnya lingkungan belajar yang mendukung. Menurutnya, kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kurikulum, tetapi juga suasana yang mampu mendorong siswa berkembang secara optimal.
Baca Juga: Seleksi SPMB Jateng Tuntas, 228 Ribu Siswa Diterima di Sekolah Negeri
"Lingkungan belajar yang nyaman akan membantu siswa meningkatkan potensi mereka sejak dini," katanya.
Di sisi lain, pesan yang disampaikan Bupati memberi kesan mendalam bagi para siswa. Salah satunya Ali, yang mengaku termotivasi setelah mengikuti kegiatan MPLS tersebut.
"Saya jadi lebih semangat belajar. Saya ingin bisa sukses seperti Pak Bupati," ujar Ali.
Artikel Terkait
Heri Pudyatmoko Ingatkan Jangan Ada Perundungan dalam MPLS Tahun Ajaran Baru
Program Pendidikan Koperasi Jangkau 6,38 Juta Siswa, Jateng Jadi Pelopor di Indonesia
Bupati Jepara Lepas 3 Atlet FORKI ke Kejuaraan Karate SEAKF 2026 di Vietnam
ASN Ayah di Jateng Dapat Kelonggaran Jam Kerja untuk Antar Anak Sekolah
Anak Tukang Ojek hingga Buruh Tani Kini Bisa Sekolah Gratis, Luthfi: Ora Usah Minder