PANTURA NETWORK -- Inovasi digital yang dihadirkan oleh mahasiswa Kelompok 2 KKN-Tematik IPTEK Bagi Desa Binaan Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menjadi terobosan penting bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Tlogorejo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang.
Melalui program Tlogorejo Digitalpreneur, UMKM setempat tidak hanya siap berkompetisi di pasar yang lebih luas, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung pengembangan ekowisata di Air Terjun Sekar Langit.
Ketua Kelompok KKN, Ghatafa Nizal Athallah menjelaskan, inisiatif ini merupakan bagian dari proyek besar bertema 'Revolusi Ekowisata Air Terjun Sekar Langit'.
Baca Juga: Tinggalkan Pesan Terakhir yang Mengguncang Dunia, Wartawan Al Jazeera Anas Al-Sharif Tewas di Gaza
Kelompoknya berfokus pada pemberdayaan UMKM melalui berbagai kegiatan, seperti pemetaan usaha, pendampingan produksi, sertifikasi produk, penguatan branding, strategi pemasaran, hingga pembentukan komunitas pelaku usaha.
"Tujuan kami adalah membantu UMKM desa agar mampu bersaing secara efektif. Melalui Tlogorejo Digitalpreneur, kami mendampingi mereka dalam pembuatan logo, identitas merek, serta pendaftaran lokasi usaha di Google Maps," jelas Ghatafa, Sabtu (9/8/2025).
UMKM yang terlibat dalam program ini antara lain kerajinan bambu dari Dusun Tlogorejo, Bakso Ayam Pak Sardian dari Dusun Ngleter, catering Pawon Alit dari Dusun Ngleter, dan makanan citul oleh Mas Roy dari Dusun Watuanten.
Para pelaku usaha mendapatkan pendampingan intensif menggunakan metode Business Model Canvas (BMC) guna mengeksplorasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan tantangan, sehingga strategi pengembangan usaha dapat lebih terarah.
Mahasiswa juga mengadakan pelatihan pemasaran digital, pembuatan kemasan menarik, serta strategi promosi kreatif di platform media sosial.
Salah satu pelaku UMKM, Umi mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada KKN Undip karena telah memberikan pelatihan yang berguna bagi kelangsungan usaha di Desa Tlogorejo.
"Saya sangat berterima kasih karena mahasiswa KKN Undip telah membantu mengembangkan bisnis kerajinan bambu yang menjadi potensi unggulan desa," ujar Umi.
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Hega Bintang menegaskan, program ini bertujuan agar UMKM Desa Tlogorejo tidak hanya bertahan tetapi juga berkembang dengan memanfaatkan teknologi.
Kepala Desa Tlogorejo, Achmad Afifudin memberikan apresiasi atas kolaborasi mahasiswa KKN-T dalam rangkaian perayaan HUT RI ke-80 pada 9 Agustus 2025.
Artikel Terkait
Kembangkan Motorik Halus Pada Anak, Mahasiswa KKN USM Buat Ketrampilan Plastisin
Mahasiswa KKN Diharapkan Ikut Bantu Pasarkan Produk UMKM
32.000 Bangku SD - SMP Negeri dan Swasta Siap Diperebutkan, Bupati Jepara Witiarso Utomo Pastikan SPMB 2025 Transparan dan Bebas KKN
Unissula Gelar KKN Tematik Budai di Demak, Fokus Mengabdi Masyarakat
Ciptakan Sekolah Aman, KKN UNISNU Gelar Sosialisasi Anti Bullying di SD Bantengmati 2