Pemprov Jateng Perketat Seleksi Beasiswa Santri, Ada Uji Baca Kitab dan Pengabdian ke Pesantren

photo author
Muh Akhsan, Pantura Network
- Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:30 WIB
Pemprov Jateng Perketat Seleksi Beasiswa Santri, Ada Uji Baca Kitab dan Pengabdian ke Pesantren
Pemprov Jateng Perketat Seleksi Beasiswa Santri, Ada Uji Baca Kitab dan Pengabdian ke Pesantren

BANYUMAS - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan memberlakukan seleksi ketat bagi calon penerima program Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren 2026. Ini upaya strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui akses pendidikan tinggi, bagi kalangan santri.

Penegasan itu disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, saat memberikan sambutan pada Andalusia Bershalawat di Pondok Pesantren At Taujieh Al Islamy 2 Andalusia Lelet, Kecamatan Kebasen, Banyumas, Jumat, 19 Juni 2026.

Dia menjelaskan, seleksi penerima beasiswa santri akan dijalankan dengan ketat. Melibatkan perwakilan dari ulama terkemuka, perwakilan ponpes dan juga kalangan akademisi di Jawa Tengah.

Ujian pun nantinya ada uji baca kitab. Supaya mengetahui, yang benar-benar yang ikut seleksi adalah dari santri sesuai asal pondoknya. Bukan yang hanya minta rekomendasi kiai dari pesantren.


"Siapa yang menentukan? Nanti bukan Pak Yasin. Jadi jangan berharap nanti nitip Pak Yasin bisa lolos ya. Kami ingin terbuka," tegasnya disambut tepuk tangan gemuruh.


Seleksi bertujuan agar santri yang telah memperoleh beasiswa kembali mengabdi ke pondok asalnya. Seusai pendidikan, santri diwajibkan kembali mengabdi untuk pondok.

"Harus kembali ke pondok asalnya," tandasnya.

Gus Yasin menambahkan, antusias peserta yang mendaftar program beasiswa santri sangat tinggi. Saat ini sudah ada 800 lebih santri yang mendaftar melalui aplikasi Jateng Ngopeni Nglakoni.

Sesuai jadwal yang berlaku, pendaftaran beasiswa santri untuk luar negeri sudah berakhir pada 13 Juni 2026. Saat ini memasuki tahapan seleksi yang akan berlangsung hingga 4 Juli mendatang.

Adapun pendaftaran untuk program beasiswa S1 dalam negeri, berlangsung sampai dengan 10 Juli 2026. Seleksi akan dilaksanakan pada tanggal 13 Juli sampai dengan 1 Agustus 2026.

Dia mengakui jika banyak santri dari luar provinsi Jawa Tengah yang berminat untuk megikuti program beasiswa tersebut. Sayangnya, hal itu belum dapat dipenuhi oleh Pemprov Jateng.


"Beasiswa untuk para santri ini baik yang kuliah di dalam dan luar negeri, mohon maaf, kalau untuk program ini kami hanya membatasi untuk masyarakat Jawa Tengah," jelasnya.


Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali menyerahkan penghargaan berupa bisaroh kepada penghafal Al Quran, selesai 30 juz. Sebanyak 18 penghafal Quran 30 juz, menerima bisaroh yang diserahkan langsung Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen.

Dikatakan Gus Yasin, bisaroh menjadi komitmen Pemprov Jateng terhadap para penghafal Al Quran 30 juz. Meskipun ada kitab lain yang juga dihafalkan para santri, namun, Pemprov hanya memberikan bisaroh kepada penghafal Al Quran.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Muh Akhsan

Rekomendasi

Terkini

X