Sementara itu, kehadiran Fanny Kondoh menjadi bagian penting dalam roadshow tersebut. Fanny merupakan sosok nyata yang kisah hidupnya menjadi inspirasi utama film Baby Udon.
Kehadirannya membuat penonton dapat melihat secara langsung sosok di balik cerita yang selama ini dituangkan ke dalam film. Momen tersebut juga memberikan kedekatan emosional tersendiri bagi penonton.
Baby Udon diproduksi oleh LYTO Pictures dan Sumargo Films. Film ini mengangkat perjalanan cinta, perjuangan memiliki keturunan, kehilangan, sekaligus harapan untuk meneruskan kehidupan setelah ditinggalkan orang yang dicintai.
Bagi penonton Semarang, gala premiere tersebut menjadi kesempatan untuk menyaksikan film lebih awal sebelum penayangan resminya. Selain itu, mereka juga mendapat kesempatan bertemu langsung dengan Denny Sumargo, Caitlin Halderman, dan Fanny Kondoh.
Antusiasme penonton terlihat sejak acara berlangsung. Sorakan dan tepuk tangan terdengar ketika para pemain hadir. Namun, suasana berubah menjadi lebih emosional setelah cerita film selesai diputar.
Sapaan Denny kepada penonton yang masih terisak menjadi salah satu momen yang paling membekas dalam acara tersebut.
Roadshow Baby Udon di Semarang akhirnya bukan sekadar agenda promosi film. Pertemuan antara pemain, Fanny Kondoh, dan penonton menghadirkan pengalaman emosional sekaligus memperlihatkan bagaimana sebuah kisah nyata dapat diterjemahkan ke layar lebar dan menyentuh banyak orang.
Film Baby Udon dijadwalkan tayang secara nasional di bioskop mulai 3 September 2026.
Artikel Terkait
Perhimpunan INTI Jawa Tengah Pererat Kebersamaan Lewat Nobar Film Dear You
81 Tahun Jateng: Dari Sekolah Gratis hingga Beasiswa, Harapan Terus Dibuka
Menko Polkam: Jangan Biarkan Provokasi Ganggu Perdamaian Aceh dan Papua
Heri Pudyatmoko Minta BUMD Pemprov Jateng Dikelola Profesional demi Dongkrak PAD
Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pengembangan Desa Wisata Libatkan Generasi Muda