daerah

166 Bank Sampah Tercatat di Jepara, Hanya 62 yang Aktif

Rabu, 12 Agustus 2026 | 13:57 WIB
(Tengah) Bupati Jepara Witiarso Utomo bersama jajaran Anggota PKK Kabupaten Jepara, Selasa (11/8/2026). (Istimewa for Pantura Network)

Baca Juga: Jepara Mulus, Moment Bagus : Menyusuri Pesona Jepara dan Keindahan Pesisir

"Yang dibawa ke TPA itu hanya residu, hal-hal yang memang sudah tidak laku dan tidak layak untuk diapakan," ujarnya.

Witiarso juga meminta pemerintah menyiapkan mekanisme pengambilan sampah dari masyarakat. Pengepul maupun pembeli sampah, menurut dia, dapat dilibatkan agar hasil pemilahan masyarakat memiliki jalur penjualan yang jelas.

Kepastian tersebut dinilai penting untuk membangun kebiasaan memilah sampah. Selain mengurangi volume sampah yang masuk TPA, sampah yang memiliki nilai jual juga dapat memberikan tambahan pendapatan bagi keluarga.

Baca Juga: Tarik Tambang hingga Egrang Ramaikan HUT RI ke-81 di Jepara, Permainan Tradisional Tetap Jadi Andalan

Ketua TP PKK Jepara Ella mengatakan bank sampah merupakan salah satu inovasi PKK di bidang lingkungan. Program tersebut tidak hanya diarahkan untuk mengurangi sampah, tetapi juga mengenalkan manfaat ekonomi dari barang yang sebelumnya dianggap tidak berguna.

Selain mendorong pengelolaan sampah, TP PKK Jepara memperkenalkan sejumlah inovasi dalam rangkaian HKG PKK ke-54. Di antaranya Caping PKK, Pojok Pelangi Kartini, dan PKK Sahabat Keluarga.

Caping PKK diarahkan untuk membantu masyarakat memperoleh informasi dan pendampingan terkait administrasi kependudukan. Sementara Pojok Pelangi Kartini menjadi ruang bagi anak untuk belajar, membaca, bermain, dan berimajinasi.

Baca Juga: TP PKK Jateng Perluas Kolaborasi untuk Percepatan Kesejahteraan Keluarga

Adapun PKK Sahabat Keluarga menyasar keluarga yang menghadapi persoalan sosial, termasuk keluarga dengan kerentanan ekonomi serta persoalan perempuan dan anak.

Rangkaian kegiatan HKG hari pertama diikuti sekitar 250 peserta dari TP PKK kabupaten, kecamatan, dan organisasi perempuan. Agenda diisi penyerahan hadiah lomba serta apresiasi kepada 10 kader yang telah mengabdi selama 20 tahun atau lebih.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan gelar wicara mengenai peran ibu dan keluarga dalam mencegah kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, serta penularan HIV. Narasumber sesi pertama ialah AKBP (Purn) Theresia Mastail.

Baca Juga: PKK Jateng Luncurkan Program “Kencan Bumil” untuk Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

Sesi berikutnya menghadirkan Dr. Dewi Motik Pramono, M.Si., dengan tema "Berkarya Nyata Sampai Akhir Masa".

Rangkaian HKG PKK berlanjut di Pantai Bandengan pada Selasa (11/8/2026). Kegiatan meliputi apel pagi, senam bersama, bersih pantai, penanaman pohon, sosialisasi kesiapsiagaan bencana, dan sejumlah perlombaan.

Halaman:

Tags

Terkini

Mahasiswa 14 Negara Belajar Langsung Ukir Jepara

Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:06 WIB

Kirab Budaya Gerakkan Dagangan Pedagang Kecil

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:29 WIB