Selain itu, peserta dan penonton diimbau menjaga ketertiban serta kebersihan selama kegiatan berlangsung.
"Jaga ketertiban dan kebersihan. Sampah dibawa pulang, karena kebersihan sebagian dari iman," tuturnya.
Antursiasme masyarakat terlihat dari banyaknya penonton yang datang dari berbagai kecamatan di Jepara. Salah satunya Jumadi, warga Kecamatan Keling, yang sengaja datang menyaksikan festival tersebut.
Baca Juga: Pasar Murah Ramadan di SCJ Diserbu Warga, 1.800 Paket Sembako Ludes dalam Waktu Singkat
Menurut pria paruh baya itu, tradisi tongtek sudah melekat dalam kehidupan masyarakat Jepara sejak lama, terutama saat Ramadan.
"Ini bagus sekali. Biasanya tongtek dilakukan warga secara mandiri, sekarang difasilitasi oleh pemerintah daerah. Semoga Ramadan tahun depan bisa lebih meriah lagi," ujarnya.