PANTURA NETWORK -- Di balik senyum tulus Assrodin (59), warga Nogotirto, Gamping, Kabupaten Sleman ini sehari-hari dikenal sebagai sosok sederhana sebagai penjual peci keliling di pagi hari dan guru ngaji sukarela di malam hari.
Kini, melalui program Light Up The Dream (LUTD), PT PLN (Persero) bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN mewujudkan mimpi As Srodin untuk menikmati listrik di rumahnya secara gratis, Sabtu (29/11/25).
Rutinitas Assrodin dimulai sejak pukul 07.00 WIB. Ia menyusuri pasar demi pasar menjajakan kopiah hingga siang hari. Penghasilannya tak menentu, kadang laku lima buah, tak jarang ia pulang dengan tangan hampa.
Baca Juga: Jawa Tengah Jadi Pelopor Gerakan Petani Akar Rumput
Meski ekonomi serba terbatas, semangatnya tak surut. Sore harinya, ia mengabdikan diri di Pondok Pesantren Al-Ikhsan.
"Sore sampai malam saya mengajar ngaji. Di sana sifatnya relawan, tidak ada bayaran. Tapi itu ikhtiar batin saya," ujar Assrodin dengan mata berkaca-kaca.
Sang istripun, lanjut Assrodin, turut menopang ekonomi keluarga dengan bekerja menjaga toko. Sempat menumpang di rumah mertua, keluarga ini akhirnya mendapatkan bantuan bedah rumah dari pemerintah. Sayangnya, keterbatasan biaya membuat rumah tersebut berdiri tanpa aliran listrik.
Baca Juga: Wamentan Apresiasi Penghargaan TPID untuk Gubernur Jateng: Fresh From the Oven
"Dulu, rumah kami gelap-gelapan. Sudah punya rumah, tapi bingung biayanya darimana untuk pasang listrik," kenangnya.
Program LUTD hadir sebagai jawaban atas doa-doa Assrodin. Program ini merupakan inisiatif donasi pegawai PLN untuk membantu penyambungan listrik gratis bagi masyarakat prasejahtera.
Saat lampu di rumahnya menyala untuk pertama kali, haru tak dapat dibendung. Bagi Assrodin, listrik ini bukan sekadar penerangan, tapi simbol harapan baru. Ia bahkan berencana membuka usaha kecil-kecilan di rumah untuk menambah penghasilan.
Baca Juga: Ahmad Luthfi Dinobatkan Sebagai Kepala Daerah Penggerak Swasembada Pangan
"Saya tidak menyangka, rasanya seperti mimpi. Saya sangat bangga dan merasa dimudahkan oleh PLN. Ternyata, kalau kita mau ikhtiar, jalan selalu ada," tuturnya penuh syukur.
Bantuan ini tidak hanya menerangi rumah, tapi juga membuka peluang ekonomi bagi keluarga penerima manfaat. PLN menegaskan bahwa program ini adalah wujud nyata kehadiran negara dan perusahaan dalam memberikan akses energi yang berkeadilan.