“Saya sempat berlindung di kuburan terus lari ke hutan. Saya bersama rombongan. Habis itu kami dijemput petugas dibawa ke puskesmas dan ke pengungsian,” kisahnya.
Di pengungsian, Wastinah dan warga lain mendapat bantuan darurat seperti alas tidur, pakaian layak pakai, selimut, makanan dan minuman.
“Alhamdulillah ada pertolongan cepat. Kami di sini dibantu makan tiga kali sehari, menunya sangat layak,” katanya.
Baca Juga: Keluarga Korban Longsor Cibeunying Menumpahkan Tangis di Bahu Gubernur Ahmad Luthfi
Ia berharap, pemerintah ada solusi akibat bencana longsor. “Harapannya bisa punya rumah lagi, tapi bukan di situ,” ungkap Wastinah.