daerah

Bupati Jepara Lanjutkan Program 'Ngantor di Desa' Jilid II, Fokus ke Aksi Nyata di Lapangan

Selasa, 14 Oktober 2025 | 18:28 WIB
BERKUNJUNG : Bupati Jepara, Witiarso Utomo di Desa Lebak, Kecamatan Pakis Aji melaksanakan program 'Bupati Ngantor Desa', Selasa (14/10/2025). (Istimewa for Pantura Network)

PANTURA NETWORK -- Bupati Jepara Witiarso Utomo kembali menggulirkan program andalannya, Bupati Ngantor di Desa, yang sebelumnya sukses menyapa warga di 16 desa di seluruh kecamatan. Kali ini, program memasuki jilid II dengan konsep baru: lebih sederhana, tapi berorientasi pada tindakan nyata dan solusi lapangan.

“Kami akan mulai besok dengan konsep agak berbeda. Tidak banyak seremonial, tapi lebih ke monitoring dan pelaksanaan seperti apa di lapangan program yang telah berjalan,” ujar Witiarso, Selasa (14/10/2025).

Program perdana Bupati Ngantor di Desa jilid II akan dimulai di Desa Kaligarang, Kecamatan Keling, dan tetap digelar setiap hari Selasa, satu desa tiap pekan. Namun khusus pekan ini, kegiatan dimulai Rabu (15/10) lantaran bupati harus menghadiri undangan pertemuan bersama Menteri Kebudayaan di Jakarta.

Baca Juga: Siswa di Kudus Bisa Menabung Uang Jajan Berkat Program MBG Sekolah

Berbeda dari edisi pertama yang banyak digelar di balai desa, jilid II ini dikemas lebih terapan. Witiarso menegaskan bahwa kegiatan akan langsung menyentuh objek dan masyarakat di lapangan.

“Ngantor desa sekarang berbeda. Kami langsung turun ke lapangan, ketemu objeknya, memastikan solusi yang pernah disampaikan sudah berjalan. Tidak di balai desa, kecuali kalau balai desanya memang butuh renovasi,” jelasnya.

Ia menargetkan seluruh kecamatan akan kembali disambangi dengan fokus berbeda sesuai isu prioritas masing-masing wilayah.

Baca Juga: Siswa Kenyang Makan Bergizi Gratis dan Bisa Nabung Rp 5 Ribu Per Har

“Setiap satu kecamatan kami kunjungi satu desa. Fokusnya di lapangan sesuai isu yang berkembang,” tegasnya.

Sambutan positif datang dari para kepala desa. Kepala Desa Lebak, Kecamatan Pakisaji, Moh Shodiq, menyebut konsep baru ini lebih efisien dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kami menyambut dengan hangat kalau bupati dan jajaran turun langsung ke bawah. Jadi tahu kendalanya apa, macetnya di mana bisa langsung dieksekusi dengan maksimal. Ujungnya tentu saja bisa membuat desa lebih berdaya,” tandasnya.

Baca Juga: Zulkifli Hasan Kukuhkan Kepengurusan Baru PAN Jateng, Minta Total Dukung Pemerintah

Melalui Bupati Ngantor di Desa jilid II, Pemerintah Kabupaten Jepara berharap kehadiran kepala daerah di tengah masyarakat tidak sekadar simbol, tetapi menjadi motor percepatan penyelesaian persoalan di desa.

Tags

Terkini