daerah

Ada MBG, Hemat Uang Saku, Anak Tak Minta Jajan Lagi

Jumat, 10 Oktober 2025 | 15:26 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengecek menu MBG di salah satu SPPG belum lama ini (Istimewa for Pantura Network )

JEPARA, Pantura Network – Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah dirasakan masyarakat Jepara. Salah satunay di TK Pangrekso, kecamatan Batealit, Jepara. 

Salah satu anak yang sekolah di situ Maulana Syifa mengaku menunya tiap hari ganti. Selain itu ada buah serta susu. 

”Saya suka buah dan susu. Rasanya enak,” ujarnya kepada koran ini.

Baca Juga: Menu MBG Diapresiasi Ortu-Siswa, Bupati Blora Apresiasi; Gubernur Ahmad Luthfi Perintahkan Percepatan Dalam Penerbitan SLHS dan Pendirian Posko 24 unt

Menu MBG di sekolah itu tiap pagi telah tersedia. Ditata rapi. Anak-anak di sekolah itu juga antre dengan rapi saat mengambil. 

Para guru di sekolah itu juga interaktif dengan anak-anak. Sehingga anak-anak suka. 

Salah satu orang tua Muhammad Bidin mengaku sejak ada MBG anaknya tak mampir ke minimarket usai pulang sekolah. 

”Biasanya habis dari sekolah minta jajan. Setelah ada MBG tak lagi minta. Karena sudah dapat makan dan susu juga buah di MBG,” tandasnya. 

Baca Juga: Wagub Jateng: Banyaknya Hafidz dan Hafidzah Membawa Berkah untuk Jawa Tengah

Terbaru adalah SPPG di Solo. Ahmad Luthfi bahkan mengecek langsung bagaimana penyiapan makanan dan pendistribusiannya. Perlu diketahui, program ini memberikan dampak positif bagi pendidikan anak di sekolah dan pemenuhan gizi.

Dua hal yang diwanti-wanti oleh Gubernur Ahmad Luthfi. Pertama, percepatan dalam penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dan pendirian Posko 24 untuk pengawasan. 

"Ini bukan sekadar formalitas. Surat itu harus diiringi dengan inspeksi nyata di lapangan. Kalau perlu buat posko 24 jam untuk pengawasan distribusi MBG,” ujarnya.

Baca Juga: Jateng Raih 18 Medali di Pornas Korpri XVII 2025, Target Juara Umum

Ia menegaskan, keamanan pangan tidak boleh ditawar. Oleh karenanya, ia meminta seluruh dapur penyedia MBG memperketat proses pengolahan, kebersihan, dan pengawasan makanan, supaya kejadian keracunan makanan tidak terulang.

Halaman:

Tags

Terkini