Jepara, Pantura Network – Dalam semangat memperingati Hari Kesaktian Pancasila, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UIK Tanjung Jati B kembali menebarkan kepedulian sosial melalui penyaluran santunan dan paket sembako kepada seorang mustahik di Desa Sowan Kidul, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara.
Bantuan tersebut diberikan kepada Jumiati Sirhah (49), seorang guru TPQ yang telah lebih dari tiga dekade mengabdikan diri di TPQ Aisyiyah Sowan Kidul. Setiap hari, selepas Magrib hingga Isya, beliau mendidik anak-anak untuk membaca dan memahami Al-Qur’an, meski hanya menerima bisyaroh sebesar Rp100.000 setiap tiga bulan. Selain mengajar di TPQ, Ibu Jumiati juga menjadi guru di PAUD Aisyiyah dengan jadwal tiga kali dalam seminggu.
Baca Juga: Wujudkan Generasi Sehat, DPR RI dan BGN Kenalkan Program MBG di Grobogan
Dengan ketekunan dan kesabaran, beliau menjalani kehidupan sederhana di rumahnya seorang diri, sementara suaminya merantau ke Jakarta untuk bekerja sebagai penjual buah dengan penghasilan terbatas. Dari pernikahannya, beliau dikaruniai seorang anak laki-laki yang kini sedang menempuh pendidikan di pesantren Al Muttaqin, Sowan Kidul.
General Manager PLN UIK Tanjung Jati B, Andi Makkasau, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian PLN terhadap masyarakat sekitar yang selama ini telah berkontribusi menjaga nilai-nilai keagamaan dan sosial.
“Guru ngaji dan para pendidik TPQ adalah pilar penting dalam membangun karakter generasi muda. Melalui YBM PLN, kami ingin memberikan apresiasi dan dukungan agar semangat pengabdian mereka terus menyala. Ini juga menjadi refleksi semangat Pancasila — gotong royong, kepedulian, dan cinta tanah air,” ujar Andi Makkasau.
Melalui berbagai kegiatan sosial, YBM PLN UIK Tanjung Jati B terus menunjukkan dedikasinya dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat — tidak hanya melalui penyediaan energi listrik yang andal, tetapi juga melalui cahaya kepedulian yang menerangi kehidupan sosial dan spiritual masyarakat Jepara.***